Connect with us
Update Now

Investigasi

Wowww…Bosan Artis JAV, Atlet Jepang Sewa PSK, Lalu Diusir Pulang..!!!

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 226,536 kali

Jakarta – Walaupun sangat teguh memegang adat ketimuran, Jepang ternyata melegalkan prostitusi, bahkan hanya Jepang yang mampu menyaingi AS sebagai produser film-film mendebarkan sahwat, yang lebih di kenal sebagai Film-film JAV alias film porno. Rupanya, orang Jepang sendiri bosan juga dengan artis-artis lokalnya adan ingin mencoba ‘JAV’ made in Indonesia. Mumpung lagi di Jakarta, 4 atlet Asian Games asal Jepang pun pelesiran dan boking sampai pagi 4 JAV lokal Indonesia. Akibatnya, ketua kontengan Jepang murka besar dan langsung mempulangkan ke 4 nya ke negara asalnya. Pemulangan ini dilakukan setelah keempat atlet Jepang itu diketahui mengunjungi kawasan prostitusi di Jakarta. “Komite Olimpiade Nasional Jepang memutuskan untuk mencabut akreditasi mereka dan mengirimkan mereka pulang ke Jepang pagi tadi,” ujar kepala kontingen Jepang, Yasuhiro Yamashita.
Seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (20/8/2018), keempat atlet bernama Takuya Hashimoto, Keita Imamura, Yuya Nagayoshi dan Takuma Sato tersebut meninggalkan kampung atlet usai pertandingan mereka melawan Qatar pada Kamis (16/8) lalu untuk pergi ke sebuah restoran. Di resto tersebut, mereka bertemu seorang warga lokal berbahasa Jepang, yang memberitahukan mengenai sebuah bar tempat mereka bisa bertemu dengan para PSK. Kepada para wartawan, Yamashita mengatakan, keempat atlet yang masih mengenakan seragam tim tersebut, berada di bar selama dua jam sebelum menuju sebuah hotel bersama empat pekerja seks. Mereka menginap di hotel tersebut hingga Jumat (17/8) pagi. “Kami memiliki kode disiplin khusus, ini jelas melanggar kode etik bagi delegasi Jepang. Para atlet harus menjadi teladan bagi masyarakat, tidak hanya di tempat olahraga tetapi juga pada kesempatan lain,” tegas Yamashita. Yamashita mengatakan, kontingen Jepang memandang isu disiplin dalam tim dengan sangat serius. “Sehari setelah kedatangan kami di sini, Chef de Mission dan pejabat-pejabat tinggi lainnya mengatakan pada para atlet bahwa mereka harus menjadi teladan di Jakarta,” tutur Yamashita. “Ini mengecewakan karena setelah instruksi dan dorongan itu, masalah seperti ini terjadi, saya sangat meminta maaf kepada orang-orang Jepang sebagai kepala delegasi,” imbuhnya. “Para pemain itu terbang pulang dengan biaya mereka sendiri,” imbuh Yamashita. “Delapan pemain sisanya, official dan pelatih akan tetap di sini untuk terus bermain hingga akhir kompetisi,” katanya.
Sumber: detiknews.com

Berita ini sudah dilihat 122 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 178
  • Page views today : 200
  • Total visitors : 544,995
  • Total page view: 1,130,086