Connect with us
Update Now

Investigasi

Warganya Malah Bersorak Kegirangan Bupatinya Kena OTT KPK, Padahal Baru 7 Bulan di Lantik!

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 229,312 kali

Investigasi – Tak mudah menjadi seorang pemimpin, apalagi selevel kepala daerah, bila terlalu banyak janji atau istilah kerennya Pemberi Harapan Palsu (PHP), apalagi justru memperkaya diri sendiri dan kroninya, sedangkan rakyat banyak yang kesusahan, maka dapat dipastikan rakyat akan muak dan meminta sang pemimpin itu mundur dari jabatannya. Agung Ilmu Mangkunegara dan Wakilnya Budi Utomo contohnya, padahal baru 7 bulan dilantik sebagai Kepala Daerah untuk periode yang kedua,. Sebelumnya Agung juga sudah menjabat Bupati kala itu berpasangan dengan Sri Widodo dan pecah kongsi karena ketidak cocokan keduanya selama 5 tahun bersama (2014-2019).

Agung baru 7 bulan dilantik diperiode ke II nya, kini karirnya tamat (dok, selidiknusantaranews)


Agung sudah pernah di demo warganya sendiri saat non aktif kala mengikuti Pilkada Lampung Utara Tahun 2018 lalu. Mereka menuntut agar Bupati (non aktif ) Agung Ilmu Mangkunegara, mundur dari kursi jabatannya lantaran memperkaya diri. “Kami menuntut hak yang selama ini tidak ada kejelasan. Selama berbulan-bulan kami dipermainkan. Bayangkan saja, kemunduran Lampung Utara saat ini disebabkan pimpinan yang memperkaya diri dan tidak perduli terhadap kepentingan masyakat umum,” kata Syamsi Eka Putra, juru bicara Koalisi Kontraktor Lampung Utara Bersatu (K2LUB), dalam orasi aksinya. Dia meminta kepada seluruh wakil rakyat untuk melakukan pemakzulan terhadap kepemimpinan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara, terhitung hari ini. “Turunkan Agung. Kami sudah delapan kali aksi dan tidak ada solusi. Kita pertanyakan hak kita. Kita perjuangkan hak keluarga kita yang telah dipermainkan oleh Agung,” tegas Syamsi. Kini dengan tertangkapnya Bupati Agung, ada momen menarik saat KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara. Warga yang berkumpul di sekitar rumah dinas bupati meneriakkan dukungan pada KPK. Peristiwa itu terjadi pada Minggu, (6/10/2019) malam. Warga yang mendapat berita tentang OTT KPK terlihat berkumpul di sekitar rumah dinas bupati. “Hidup KPK, KPK, KPK!” teriak warga saat ada empat mobil yang keluar dari rumah dinas. Dalam OTT kali ini, KPK mengamankan total empat orang, termasuk dua kepala dinas dan seorang perantara. “KPK mengamankan total 4 orang sejak sore hingga malam ini, yaitu Bupati, 2 Kepala Dinas dan 1 orang perantara,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif. Ada duit yang diamankan dalam OTT ini. Diduga, duit tersebut terkait proyek di Dinas PU atau Koperindag Lampung Utara. “Barang bukti uang sedang dihitung jumlahnya. Diduga terkait proyek di Dinas PU atau Koperindag di Kabupaten Lampung Utara,” ujarnya. Keempat orang yang diamankan KPK itu masih berstatus sebagai terperiksa. KPK punya waktu 1×24 jam sebelum menentukan status hukum mereka.
Sumber: detik.com dan berbaga sumber

Berita ini sudah dilihat 49 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 2 
  • Visitors today : 140
  • Page views today : 161
  • Total visitors : 545,339
  • Total page view: 1,130,476