Connect with us
Update Now

Sahibar Banua

Warga Kambatang Lima Nuntut Pisah dengan Kotabaru, dengan Alasan Selama Gabung Kotabaru Daerah ini Malah Makin Miskin dan Tertinggal

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 465,868 kali

SAHIBAR BANUA – Luasnya Kabupaten Kotabaru, terlebih terletak di berbagai pulau di tengah laut, membuat banyak kecamatan yang tak terlayani dengan maksimal, termasuk pembangunan. Akibatnya warga pun kini bereaksi. Warga dari berbagai etnis itu membentang spanduk cetak. Juga ada sanduk tulisan tangan dari bahan Koran. Berbaju serba kumimhg aksi itu mendapat pengawalan ketat dari Polres Kotabaru. Usai orasi, massa bergerak ke Kantor DPRD Kotabaru. Rapat dengar pendapat langsung digelar di lantai tiga. Dipimpin Ketua DPRD Syairi Mukhlis. Dihadiri semua pimpinan fraksi. Hasbullah memaparkan .Luasnya wilayah Kabupaten Kotabaru lebih seperempat Kalsel membuat pembangunan tidak merata. Karena masalah geografis dan minimnya APBD Kotabaru. Pemekaran adalah jalan ke luar . “Tengok daerah yang sudah mekar dari Kotabaru. Tanah Bumbu sudah lebih maju, “ ucap Hasbullah sembari memperlihatkan data di layar. Tanah Kambatang Lima yang mau mereka mekarkan berada persis di antara Tanah Bumbu dan Tanah Grogot. Sebanyak 12 kecamatan. Yang tersisa dari Kotabaru Hanya Pulau Laut, Pulau Sebuku dan Pulau Sembilan. “Tidak ada ruginya bagi Kotabaru jika Kambatang Lima berdiri. Pondasi kita untuk menyongsong ibukota Negara akan semakin kuat,” lanjut Hasbullah. Selain masalah infrastruktur .Alasan pemekaran lain adalah efisiensi pelayanan public. Warga Kotabaru yang berada di Pulau Kalimantan jika berurusan ke tingkat kabupaten harus menyeberang ke Pulau Laut. Menurut Hasbullah Secara gografis dan ekonomi Kambatang Lima layak diperjuangakan. Terungkap dalam rapat itu , ke inginan memekarkan diri sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Alasannya, zaman penjajahan Belanda mengatakan, Pulau Laut memang berada kepimpinannya wilayah dengan daerah yang ada di daratan Kalimantan. Pulau Laut kata Hasbullah lebih tepat berdiri sendiri dengan pulau –pulau kecil lainnya. Jika fokus, maka Pulau Laut pun bisa berkembang cepat di bidang wisata dan kelautan. Mendengar semua paparan itu, Syairi Mukhlis pun meminta sema pendapat fraksi , Hasilnya semua sepakat . Kambatang Lima harus dimekarkan. Bahkan wakil rakyat yang bukan daerah pemilihan wilayah rencana pemekaran pun menyatakan dukungannya . “Saya dari Pulau Sembilan, saya paham betul kondisi warga di seberang,” ujar anggota DPRD dari PBB , Mustakim Parani. Bupati Sayed Jafar yang diwakili Asisten Pemerintahan Hasbi M Thawab mengatakan , Bupati bukan tidak setuju . Namun dalam tahun ini, pemerintahan fokus tahap Pilkada 2020. “Ya jangan juga (kalau mekar ) anak kandang sukses. Tapi ibu kandungnya belum,” ujarnya di sambut tawa. Hasil rapat kemudian disepakati. Kambatang Lima akan segera diparipurnakan. Kemudian, pemerintah diminta secepatnya melakukan kajian, untuk itu penganggarannya akan dialokasikan di APBD Perubahan .
Sumber: kalsel.prokal.co dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 258 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.