Connect with us
Update Now

Balangan

Warga Balangan Terpaksa Urus Pindah ke BPJS Mandiri, Setelah Putus Kontrak dengan Pemkab!

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 412,685 kali

Bupati Ansharuddin akui sudah tak punya kewenangan lagi perpanjang BPJS (dok, jejak rekam)

BệBASbaru.com, BALANGAN – Pemutusan kontrak kerjasama dari Pemkab Balangan dengan BPJS Cabang Barabai  kini dirasakan imbasnya oleh warga di Balangan. Kini warga pun tak bisa menikmati pelayanan BPJS Gratis. Tak heran, saat ini sejumlah warga mendatangi Kantor Cabang BPJS Barabai Unit Paringin untuk berpindah ke segmen ke BPJS Mandiri, Senin (11/1/2021).

Sejak beberapa waktu lalu, rupanya pelayanan aktif terus digencarkan oleh pihak BPJS Unit Paringin untuk masyarakat. Setiap harinya puluhan warga antre untuk mengurus permindahan segmen tersebut.

Mereka yang datang merupakan warga yang memang ingin mendapatkan pelayanan berobat di RS melalui jaminan kesehatan BPJS. Ada pula organisasi sosial yang khusus untuk mengurus perpindahan BPJS tersebut untuk keperluan berobat orang-orang yang mereka tangani.

Selain itu, sejumlah aparat desa juga datang ke Kantor BPJS Cabang Barabai Unit Paringin untuk mendaftarkan warga mereka dalam BPJS Mandiri.  Dimana nantinya dapat diperlukan untuk berobat ke rumah sakit. Warga yang mengurus perpindahan segmen dari layanan kesehatan gratis ke BPJS Mandiri rata-rata adalah mereka yang memang sedang dalam perawatan di Rumah Sakit.

Ada pula yang sedang persiapan melahirkan dan pasien urgent lainnya. Ketua Sahabat Balangan Center (SBC), Dewi menerangkan, keberadaan SBC di kantor layanan BPJS Unit Paringin untuk membantu masyarakat yang tidak bisa mengurus perpindahan BPJS mereka untuk menjadi BPJS Mandiri.

Apalagi tidak sedikit warga yang memerlukan waktu dan tenaga untuk kepengurusan. Belum lagi pada lansia atau pasien BPJS yang sedang dalam perawatan. SBC sebut Dewi membantu mengurus permindahan segmen untuk warga yang tidak mampu.

Apalagi kebanyakan diantara mereka tekendala dengan nomor rekening, Sehingga dua bulan ke depan, yakni Januari dan Februari, SBC akan berperan untuk membantu proses pembayaran BPJS Mandiri tersebut. Terutama pada masa transisi ini.

Tentunya, Dewi pun juga mendengar beberapa keluhan dari warga perihal perpindahan tersebut. Lantas, SBC juga turut bergerak untuk membantu kepengurusan dan pembayaran. “Ada beberapa pasien yang sudah membayar secara umum, ada pula yang sedang berada di Rumah Sakit dan yang sedang operasi serta tidak terdata,” jelas Dewi.

Sejumlah aparat desa juga membantu perpindahan segmen dari pelayanan BPJS Gratis ke BPJS Mandiri bagi warga mereka. Hal itu untuk mempermudah warga dan memilah masyarakat yang dianggap tidak mampu. “Pada perpindahan segmen ini juga kami mengutamakan yang memang sangat urgent. Misalnya pada kasus pasien yang memiliki penyakit kronis, periksa kesehatan setiap minggu atau bulan, kemoterapi atau yang akan melahirkan pada Januari dan Februari mendatang,” tambahnya.

Dewi juga dibantu beberapa rekan SBC lainnya untuk mengisi data. Ada pula warga yang datang untuk mengisi secara langsung dan dalam penanganan SBC.  Dalam beberapa hari terakhir, sudah lebih 150 warga yang mengurus perpindahan layanan BPJS ke segmen BPJS Mandiri kelas tiga. Dewi pun berharap agar ke depan jaminan kesetan masyarakat Balangan bisa kembali dirasakan oleh warga.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Dampak Kontrak BPJS Gratis Diputus, Warga Balangan Ramai Urus Pindah ke BPJS Mandiri)

Berita ini sudah dilihat 398 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup