Connect with us
Update Now

Investigasi

Wapres KH Ma’ruf Amin yang Hanya Pelengkap dan Lepas Sarung di Istana

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 131,332 kali

Investigasi – Kaum Nahdliyin dari dulu dikenal sebagai kaum sarungan, hal itu tergambar dari gaya Wapres KH Ma’ruf Amin (MA), saat ditunjuk Jokowi sebagai Cawapres hingga masa kampanye, MA tak pernah lepas dari gaya sarungannya tersebut. Dilantik sebagai Wakil Presiden, MA pun terpaksa harus melepas ciri khasnya tersebut, sebab sesuai protokoler, jas dan celana merupakan pakaian wajib yang dikenakan Wapres RI. Sindiran berbagai kalangan kalau MA hanya sebagai pelengkap saja jadi kenyataan, MA hanya dipakai vote getter atau peraup suara kaum nahdiyin. Termasuk saat pemilihan Menteri dan Wakil Menteri di Kabinet Jilid II, semuanya Jokowi yang memutuskan. MA hanya berucap, mendukung semua pilihan Jokowi dan tentu saja berlindung di hak preorigatif Presiden. Terkait ciri khas sarungan MA yang kini ‘terpaksa’ di lepas, Guru besar Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Sukron Kamil mengatakan, sarung sejarahnya melekat pada Hasjim Asy’arie (pendiri Nahdlatul Ulama) dan intelektual sekaliber Haji Agus Salim. Sukron melanjutkan, sarung hingga kini masih dikenakan tokoh Nahdlatul Ulama (NU), seperti Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Ma’ruf Amin yang dari NU itu, saya lihat memang tak ingin menghilangkan identitasnya. Dia mengisyaratkan ‘kalau saya jadi wakil presiden tak harus menghilangkan identitas saya’,” katanya. Meski begitu, Sukron tak sepakat anggapan yang mengatakan, Ma’ruf mengenakan sarung dipengaruhi kepentingan politik. Sebab, kata dia, mengenakan sarung oleh Wapres itu semata-mata dipengaruhi faktor budaya asal Ma’ruf. Berbeda dengan Joko Widodo. Menurut Sukron, Jokowi mengenakan sarung, lebih dipengaruhi kultur Jawa. “Jadi, bukan karena politik, untuk menunjukkan Jokowi pro-Islam, seperti hoaks yang belakangan beredar, yang menafsirkan Jokowi anti-Islam. Jokowi ataupun Ma’ruf Amin pakai sarung bukan untuk meng-counter itu, tapi lebih ke faktor budaya,” ujarnya. Dalam keseharian, Ma’ruf pun mengenakan sarung. Hal itu diungkapkan salah seorang anak Ma’ruf, Siti Ma’rifah. “Abah (Ma’ruf Amin) memang seperti itu (mengenakan sarung). Beliau akan berpakaian seperti itu, seperti kesehariannya,” kata Siti. Hal senada pun disampaikan anak Ma’ruf Amin lainnya, Ahmad Syauqi. Dia mengatakan, busana yang dikenakan ayahnya saat debat capres-cawapres sangat cocok dan sesuai dengan karakter pasangannya, Jokowi. “(Sarung) sangat menyesuaikan dengan apa yang dikenakan (pakaian) Pak Jokowi, saling menyesuaikan Abah dengan Pak Jokowi,” ujarnya ketika dihubungi. Citra kalangan NU yang mengenakan sarung, tak bisa dilepaskan dari sosok para ulama di Indonesia dahulu. Sarung adalah identitas. Tokoh NU Abdul Wahab Chasbullah pernah diundang ke Istana Merdeka oleh Presiden Sukarno. Sebelumnya, menurut aturan protokoler Wahab diminta datang ke istana memakai setelah lengkap jas, kemeja, dan dasi. Saat tiba di istana, Wahab malah memakai setelan atas jas dan bawahan sarung, bukan celana. Penonjolan identitas sarung ini menunjukkan, dia ingin mengedepankan sarung sebagai identitas diri bangsa Indonesia. Sama halnya seperti Sukarno yang mempopulerkan peci sebagai warisan Indonesia di mata dunia. Meski membenarkan sarung ulama dan santri tidak bisa dipisahkan, Redaktur NU Online Hamzah Sahal mengatakan, pemilihan sarung sebagai pakaian Ma’ruf tetap ada unsur politis. “Saya kira jelas sekali, di Indonesia pemilih muslim terbanyak datang dari kalangan NU,” katanya saat dihubungi. Bagi Hamzah, pemilihan sarung ini untuk menjangkau kalangan masyarakat yang lebih luas. Katanya, sarung ini lebih egaliter.
Sumber: Alinea.ID dan berbagai sumber yang diolah

Berita ini sudah dilihat 20 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 230
  • Page views today : 256
  • Total visitors : 532,655
  • Total page view: 1,116,564