Connect with us
Update Now

Banjarmasin

Walkot Ibnu Sina Masih Larang Sekolah Aktif, Bisa Diperpanjang Hingga 19 Desember 2020

Diterbitkan

pada

Ilustrasi, Para pelajar di Banjarmasin masih harus tetap di rumah, Walkot belum beri izin aktivitas tatap muka (dok,tribunnews)

BêBASbaru.com, BANJARMASIN – Meskipun memasuki tahun ajaran baru, dipastikan pembelajaran tatap muka di sekolah untuk kali ini ditiadakan. Pasalnya Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, memutuskan untuk memperpanjang kegiatan belajar secara daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Bahkan diketahui, Wali Kota Banjarmasin yakni H Ibnu Sina, sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) bernomor 800/2878-Sekr/Dipendik/2020 tertanggal 8 Juli 2020 tentang Kebijakan Bidang Pendidikan Tahun Pelajaran 2020-2021 di Kota Banjarmasin. SE tersebut ditujukan kepada seluruh Kepala Sekolah baik itu dari tingkat TK, SD, SMP negeri maupun swasta dan sederajat yang ada di Kota Seribu Sungai. Dalam SE Wali Kota tersebut, ada enam poin yang disampaikan dan salah satunya disebutkan bahwa kegiatan Orientasi Pengenalan Sekolah pada awal tahun pelajaran ditiadakan. Kemudian tahun ajaran baru 2020/2021 ini dilaksanakan dengan sistem PJJ dari 13 Juli hingga 19 Desember mendatang. Pemberlakuan PJJ hingga 18 Desember ini pun nantinya juga akan disesuaikan apabila ada kebijakan baru dari Kemendikbud maupun Pemko Banjarmasin. Kepada wartawan, Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina pun menerangkan alasan sekolah masih tidak diperkenankan untuk melakukan pembelajar langsung atau tatap muka karena Banjarmasin sudah berada di zona merah Covid-19. “Kami berpegang pada kebijakan Menteri Pendidikan bahwa untuk zona hijau memang diperkenankan tapi karena kondisi Banjarmasin masih zona merah sehingga tidak diperkenankan memulai proses pembelajaran di sekolah,” ujarnya. Ibnu menambahkan bahwa pihaknya dan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin pun sudah menyiapkan skenario apabila memang nantinya bisa lebih cepat melaksanakan proses pembelajaran di sekolah ini. “Kalau nanti terjadi pelandaian angka Covid-19, mungkin tiga bulan ke depan atau Oktober nanti bisa dilakukan pembelajaran di sekolah. Tapi kalau masih belum keluar dari zona merah, berarti satu semester belajar di rumah dan mungkin pada awal 2021 nanti anak-anak baru bisa masuk sekolah,” tutupnya.

Sumber: banjarmasin.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Belajar dari Rumah di Banjarmasin Diperpanjang Hingga 19 Desember 2020)

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

SPACE IKLAN

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 152
  • Page views today : 173
  • Total visitors : 505,499
  • Total page view: 1,083,383