Connect with us
Update Now

Banjarbaru

Wahai Kepala Daerah se Kalsel UU Cilaka Berlaku, Kalsel Kehilangan Royalti Rp800 Juta / Rp 1 triliun

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 115,851 kali

UU Cilaka akan membuat Kalsel kehilangan royalti, alam hancur rakyat sengsara (dok, WP)

BêBASbaru.com, BANJARBARU – Bunyi pasal Pasal 128A point 2 UU  Omnibus Law  atau Cipta Kerja atau menyebutkan bahwa untuk kegiatan peningkatan nilai tambah batubara dapat berupa pengenaan royalti sebesar 0%.

Jika benar UU ini benar-benar diterapkan maka Kalimantan Selatan dan Kabupaten Kota di Kalsel (daerah penghasil) akan kehilangan sektor royalti batubara jika pemilik usaha menambah produksi di 2021 mendatang.

Dari catatan koran ini, di Kalsel untuk sektor Minerba dalam setahunnya hampir Rp 1 Triliun atau Rp 800 miliaran dapat bagi hasil. Jika kemudian, bunyi UU ini dberlakukan diberikan nol royalti maka jelas sektor bagi hasil pemerintah pusat ke daerah akan jauh menyusut kemudian.

Dikonfirmasi soal hal ini, Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Perpajakan Daerah Bakeuda Kalsel, Rustamaji, Minggu (11/10/2020) menjelaskan bahwa terkait pasal di dalam UU Omnibus Law tersebut, masih pembahasan tingkat Pusat dan Daerah.

“Daerah Penghasil sensitif atas dampak Eksploitasi penambangan, demikian jua terhadap penguatan Kapasitas Fiskal Derah”, intinya masih tahap proses pengkajian secara komprehensif, ” urai Rustamaji.

Dia menyebutkan tak mau lebih dulu menyebutkan pendapatan bagi hasil sektor minerba nol sebelum ada penjelasan teknis dan keputusan tersebut.

“Kita akan kaji dulu dan nunggu petujuk pelaksaan pusat. Informasi ini sebagai bahan kami melakukan pengkajian lebih dalam bersama dengan pihak terkait, karena ini jua menyangkut dengan terbitmya UU No. 3 Tahun 2020 tentang Minerba,” kata Rustamaji.

Disisi lain, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kalsel, Ir Nafarin menambahkan sementara ini informasi yang diterima yakni soal kewenangan perizinan IUP pertambangan yang akan ditarik ke pusat. “Terkait soal royaltinya ini masih belum dapat penjelasan,” kata Nafarin.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Omnibuslaw Diterapkan, Kalsel Terancam Kehilangan Royalti Rp 800 sampai Rp 1 triliun)

Berita ini sudah dilihat 169 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 351
  • Page views today : 416
  • Total visitors : 530,657
  • Total page view: 1,114,323