Connect with us
Update Now

Dunia

Virus Corona Bunuh Massal Warga Cina bagian 1 : Upaya China Bungkam Informasi Soal Virus Corona

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 411,423 kali

DUNIA – Virus corona benar-benar jadi teror yang sangat menakutkan bagi rakyat Cina dan rakyat dunia, kini dari berita yang didapatkan, sudah 910 jiwa melayang gara-gara wabah virus corona ini dan puluhan ribu yang terinfeksi. Selain dampak langsung ke rakyatnya, kini ekonomi Cina juga mulai goyah. Banyak info yang menyatakan, terkait corona, ekonomi Cina sudah goyah. Cina sudah rugi lebih dari Rp8.000 Trilyun dan terus bertambah dari hari ke hari. Akibatnya Cina pun mulai ketat soal soal pemberitaan terkait corona. Bukan hal mudah untuk mendapat informasi penyebaran virus corona di China. Sebab, meski pemerintah memberikan lampu hijau untuk penyebaran informasi, nyatanya pihak kepolisian China tetap saja memanggil dan menangkap seseorang yang menyebarkan kabar tentang virus corona. Berikut upaya membungkam informasi yang dilakukan China soal penyebaran kabar virus corona: Dokter Li Wenliang pertama kali menemukan kasus virus corona di Wuhan, tempat dia melakukan praktik dokter. Dia memberikan pesan yang mengejutkan di grup alumni sekolah kedokterannya melalui aplikasi pesan singkat yang populer di China, WeChat. “Tujuh pasien dari pasar makanan laut lokal telah didiagnosis menderita penyakit mirip SARS dan dikarantina di rumah sakitnya,” tulisnya. Li menjelaskan, menurut sebuah tes yang telah dilihatnya, penyakit itu adalah virus corona, yang ternyata satu keluarga dengan virus sindrom pernapasan akut (SARS). Namun niat baik dokter Li dihalangi pihak berwenang China. Tanggal 3 Januari 2020, Li dipanggil ke kantor polisi setempat dan ditegur karena menyebarkan desas-desus yang sangat mengganggu ketertiban sosial atas pesan yang dia kirimkan dalam grup obrolan. Kemudian dia harus menandatangani pernyataan untuk mengakui kesalahan dan berjanji untuk tidak melakukan tindakan melanggar hukum lebih lanjut. Untungnya, Li diizinkan meninggalkan kantor polisi setelah satu jam berada di sana. Sejak awal, pihak berwenang China ingin mengendalikan informasi tentang wabah itu, membungkam suara apa pun yang berbeda dengan narasinya, terlepas dari apakah mereka mengatakan yang sebenarnya.
Sumber: merdeka.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 127 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 123
  • Page views today : 146
  • Total visitors : 553,565
  • Total page view: 1,140,006