Connect with us
Update Now

Olah Raga

Viktor Axelsen Jadi Pebulu Tangkis Nomor Satu Dunia

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 234,417 kali

Olahraga paling populer selain sepakbola di negara kita, tentu bulutangkis, sehingga hampir semua penggemar olahraga tepuk bulu ini hapal siapa-siapa pemain top dunia. Kini lupakan dua nama paling top di Bulutangkis tunggal putra saat ini Lee Chong Wei dan Lin Dan.  era Lee Chong Wei dan Lin Dan kini sudah mendekati masa pensiun, kedigjayaan kedua pebulutangkis yang selalu bergantian kuasai kejuaraan dan seangkatan dengan mantan pemain Nomor 1 Dunia asal Indonesia, Taufik Hidayat, agaknya sudah mencapai titik nadir. Usia memang tak bisa bohong, ‘pongahnya’ tantangan Lin Dan, usai merengkuh Juara Dunia 2016 lalu, kini sudah terjawab pebulutangkis-pebulutangkis muda. Tiongkok memang selalu mempunyai talenta-talenta muda yang seakan tak ada habis-habisnya, setelah Lin Dan sempat melorot karena cedera, juniornya Chen Long, mampu mengganti posisi Lin Dan dan menguasai serta bertahta sebagai jawara selama 2 tahunan ini, sehingga ada yang bilang, sampai kapanpun, dominasi Tiongkok akan susah dikalahkan, khususnya di tunggal putera. Kasus dugaan doping Lee Chong Wee asal Malaysia, hingga berujung skorsing selama 5 bulan dari seluruh kejuaran bulutangkis dunia, makin menegaskan dominasi pemain dari Tiongkok, karena hanya pemain Malaysia inilah yang mampu menggoyang kekuatan tunggal putera asal Tiongkok. Indonesia sendiri, sejak Taufik Hidayat gantung raket, belum pernah mampu mendudukan pebulutangkisnya jadi Nomor 1 dunia, Sony Dwi Kuncoro, Tommy Sugiarto maupun kini pemain-pemain muda, seperti Jonathan Cristie (Urut 14) dan Anthony Sinisuka Ginting (Urut 18) belum mampu menggeser dominasi nama-nama tadi.

Hebatnya bukan dari Tiongkok yang sejak Tahun 2000 an hingga 2016 menguasai semua kategori, tapi dari Korsel dan Denmark. Setelah Son Wan-ho dari Korsel jadi kampiun, kini jagoan Denmark Viktor Axelsen yang jadi Nomor Satu Dunia versi BWF (Federasi Bulutangkis Dunia). Pemain tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen, bakal menjadi pebulu tangkis nomor satu dunia BWF mulai pekan depan. Kepastian ini terjadi setelah Axelsen meraih gelar juara pada turnamen Jepang Terbuka 2017 yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, 22-24 September. Dengan demikian, Axelsen yang saat ini berada di posisi kedua, akan menggeser pemain tunggal putra asal Korea Selatan, Son Wan-ho, yang kini masih menempati puncak peringkat. Tak hanya itu, Axelsen juga akan menjadi pemain tunggal putra Eropa pertama pada era superseries yang mampu menduduki peringkat kesatu dunia. Sebelumnya, Peter Gade (Denmark) juga pernah menjadi pemain nomor satu dunia pada 2006. Namun, prestasi tersebut dicapai Gade sebelum era superseries dimulai. Prestasi Axelsen sebagai pebulu tangkis tunggal putra sudah terlihat sejak remaja. Dia pernah menjuarai berbagai kejuaraan tingkat dunia kelas junior. Memasuki tahap senior, karier Axelsen kian melesat. Ia sukses memenangi berbagai turnamen superseries, termasuk BWF Superseries Finals 2016. Selain itu, Axelsen juga sukses meraih gelar pada Kejuaraan Dunia BWF 2017 di Glasgow, Skotlandia, Agustus lalu, dan medali perunggu pada ajang multi-event Olimpiade Rio 2016. Teranyar, pemuda kelahiran Odense, Denmark, itu, juga berhasil merengkuh gelar juara Jepang Terbuka 2017. Pada laga final, Minggu (24/9/2017), Axelsen mengalahkan pebulu tangkis legendaris asal Malaysia, Lee Chong Wei, dengan skor 21-14, 19-21, 21-14. Bagi Axelsen, ini adalah kemenangan keduanya atas Lee Chong Wei dari 11 pertemuan pada berbagai turnamen. Sebelumnya, Axelsen mengalahkan Lee Chong Wei pada ajang BWF Superseries Finals 2016 di Dubai, Uni Emirat Arab.

Marcus/Kevin Kembali Jadi Ganda Putra Nomor 1 Dunia

Gelar juara yang diraih pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, pada turnamen Jepang Terbuka 2017 memastikan mereka akan kembali menjadi pemain nomor satu dunia pada Rabu (27/9) pekan ini. Tambahan 9.200 poin yang diraup Marcus/Kevin sebagai juara Jepang Terbuka 2017 cukup untuk menggeser poin peringkat dunia milik Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark). Sebelum turnamen Jepang Terbuka tuntas, Boe/Mogensen tercatat sebagai pasangan ganda putra nomor satu dunia dengan koleksi 84.224 poin. Sementara itu, Marcus/Kevin berada di belakang mereka persis dengan raupan 83.357 poin. Tahun lalu, Marcus/Kevin tidak bertanding pada Jepang Terbuka. Dengan demikian, poin yang didapat setelah menjuarai Jepang Terbuka 2017 akan ditambahkan ke koleksi poin saat ini (83.357). Jika ditotal, Marcus/Kevin bakal mengantongi 92.557 poin. Adapun, Boe/Mogensen yang menerima 6.420 poin sebagai semifinalis, akan mengumpulkan 90.644 poin. “Bukannya kami tidak mengincar peringkat kesatu dunia, tetapi kami memang tidak fokus ke hal itu,” ucap Kevin yang dilansir JUARA.net dari situs resmi BWF. “Penting bagi kami untuk bisa menampilkan permainan terbaik dan sebagai hasilnya, kami mungkin bisa menjadi pemain nomor satu dunia, yang tentu saja luar biasa,” kata Kevin lagi. Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon (kiri)/Kevin Sanjaya Sukamujo, berpose dengan trofi yang mereka dapatkan setelah mengalahkan pasangan China, Li Junhui/Li Yuchen, pada babak final All England di Barclaycard Arena, Birmingham, Minggu (12/3/2017). Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon (kiri)/Kevin Sanjaya Sukamujo, berpose dengan trofi yang mereka dapatkan setelah mengalahkan pasangan China, Li Junhui/Li Yuchen, pada babak final All England di Barclaycard Arena, Birmingham, Minggu (12/3/2017). Marcus/Kevin sudah sempat merasakan puncak peringkat dunia pada 16 Maret 2017 setelah menjuarai All England. Peringkat Marcus/Kevin sempat turun satu setrip selama satu pekan (6-12 April 2017), namun setelah itu mereka menempati nomor satu dunia lagi hingga 8 Juni 2017. Pada periode 8 Juni sampai 20 September 2017, peringkat dunia Marcus/Kevin kembali turun. Kali ini, mereka melorot dua posisi ke urutan ketiga. Marcus/Kevin baru bisa naik satu peringkat setelah menjadi finalis pada Korea Terbuka 2017. Terhitung per 21 September lalu, Marcus/Kevin menempati urutan kedua dunia. Kini, laju Marcus/Kevin untuk kembali berada di pucuk peringkat dunia tak terbendung lagi setelah mereka menjuarai Jepang Terbuka 2017. Sedangkan pasangan ganda putri nomor satu dunia, masih dipegang pasangan Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi, untuk nomor 1 putri masih dimiliki pebulutangkis asal Cina Taipe, yakni Tai Tzu Ying, ganda campuran masih dikuasai pasangan Tiongkok, yakni Zheng Siwei-Chen Qingchen, sedangkan pasangan Tantowi/Liliana berada diperingkat ke 3, ganda campuran Indonesia lainnya yang baru saja jadi jawara di Korea Open 2017, Praven Jordan-Debby Susanto ada diperingkat 5.

sumber: https://juara.bolasport.com/read/raket/bulu-tangkis/

 

Berita ini sudah dilihat 102 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 28
  • Page views today : 33
  • Total visitors : 546,056
  • Total page view: 1,131,278