Connect with us
Update Now

Balangan

UU ITE Untuk Tangkal Kejahatan Tekhnology

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 428,437 kali

Rabu(7/2), sosialisasi UU No. 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), bertempat di aula Beteng Tundakan, sosialisasi ini dibuka secara langsung Bupati Balangan, Drs H Ansharuddin Msi. Menurut Bupati, begitu pesatnya perkembangan teknologi sekarang ini, serasa tepat untuk melakukan sosialisasi UU no 11 tahun 2008 di Kab Balangan, mengingat Kabupaten masih genap berumur 14 tahun, setelah berpisah dari Kab HSU. Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada tim yang Kapolda Kalsel yang akan mensosialisasikan UU ITE ini di Balangan. untuk mengikuti alur perkembangan teknologi , maka kita harus bisa membedakan mana dampak positif dan negatif dari perkembangan teknologi, UU ITE mengatur tentang batasan-batasan yang kita dilakukan di media sosial, kejahatan di terjadi dalam perkembangan teknologi pada umumnya di sebut dangan cyber crim. Negara ita adalah negara hukum, semua aktifitas masyarakatnya pasti ada uu yang mengatur seperti , uu iITE ini yang mengatur kita dalam bermain media sosila, agar kita dapat terhindar dari penipuan yang berkedok jual beli atau pun sejenisnya melalui media sosial. UU Ite juga mengatur tengtang ujaran kebencian. Bupati balangan berharap agar kita pandai dalam bermain sosial media, supaya kita terhindar dari kejahatan media sosial. Narasumber Zainal Arifin perwakilan dari kapolda Kalsel dalam sosialisasinya mengatakan UU ITE ini adalah UU yang masih relatif baru, karena itu masih banyak masyarakat Indonesia tidak mengatahui tentang UU ITE, sehingga membuat kejahatan dan ujaran kebencian terus berulang. Cyber crim adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit/carding, , penipuan identitas, pornografi anak, dll. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai alat adalah spamming dan kejahatan terhadap hak cipta dan kekayaan intelektual. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai tempatnya adalah penipuan identitas. Sedangkan contoh kejahatan tradisional dengan komputer sebagai alatnya adalah pornografi anak dan judi online. Beberapa situs-situs penipuan berkedok judi online termasuk dalam sebuah situs yang merupakan situs kejahatan di dunia maya yang sedang dipantau oleh pihak kepolisian dengan pelanggaran pasal 303 KUHP tentang perjudian dan pasal 378 KUHP tentang penipuan berkedok permainan online dengan cara memaksa pemilik website tersebut untuk menutup website melalui metode DDOS website yang bersangkutan. Begitupun penipuan identitas di game online. Dengan hanya mengisi alamat identitas palsu, game online tersebut bingung dengan alamat identitas palsu. Jika hal tersebut terus terus terjadi, maka game online tersebut akan rugi/bangkrut.

 

Berita ini sudah dilihat 564 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup