Connect with us
Update Now

Dunia

Turki dan Liga Arab Meradang, Presiden Macron Bikin Masalah Sebut Islam di Dunia Sedang Krisis

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 133,035 kali

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan marah sekali dengan manuver Presiden Perancis Emmanuel Macron yang sudutkan Islam, padahal tujuannya bikin UU Sekuler di negaranya (dok, tribunews.com)

BêBASbaru.com, RIYADH – Pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menyebut Islam di seluruh dunia sedang mengalami krisis mendapat tanggapan dari Sekretaris Jendaral Liga Muslim Dunia Syekh Mohammed bin Abdul Karim Al Issa.

Macron pekan lalu juga mengumumkan pembuatan rancangan undang-undang (RUU) untuk melawan radikalisme Islam serta memperkuat sekularisme di negaranya. Dia menegaskan Islam di Prancis harus terbebas dari pengaruh asing.

Syekh Mohammed mengatakan radikalisme dan ekstremisme memang telah merusak reputasi Islam. “Ada orang yang secara salah dianggap muslim,” kata Al Issa, dalam wawancara dengan stasiun televisi MBC.

Menurut dia, para aktor radikalisme dan ekstrimisme merusak citra Islam dengan kekerasan, termasuk aksi terorisme. “Ini sama sekali tidak mewakili Islam dan jika kita membelanya, baik secara langsung atau tidak, (itu berarti) kita persis seperti mereka,” ujarnya, seperti dilaporkan kembali Arab News.

Liga Muslim Dunia: Tutup Sementara Masjid karena Wabah Corona Sesuai  Syariat Islam – SUARAISLAM.ID

Sekretaris Jendaral Liga Muslim Dunia Syekh Mohammed bin Abdul Karim Al Issa (dok, suara islam)

 

Turki Kecam Presiden Prancis Macron

Turki mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menyebutkan bahwa Islam sedang mengalami krisis radikalisme sehingga memicu kekerasan.

Oleh karena itu, Macron mengusulkan rancangan undang-undang untuk membendung radikalisme Islam dan memperkuat sekularisme. Pemerintah akan menangkapi kelompok atau individu muslim yang dituduh radikal.

Juru bicara Presdien Recep Tayyip Erdogan, Ibrahim Kalin, mengatakan dalam cuitan bahwa visi Macron mengenai Islam sangat berbahaya dan provokatif. Menurut Kalin, Macron justru mendorong Islamofobia dan anti-muslim.

Senada dengan Kalin, juru Juru bicara partai penguasa Turki, AKP, Omer Celik, menilai pernyataan Macron tentang Islam di Prancis menggambarkan kediktatoran serta ketidaktahuan sang presiden.

“Sudut pandang Macron hanya menyediakan amunisi ideologis bagi kelompok teror seperti ISIS,” tuturnya, dikutip dari AFP, Selasa (6/10/2020). Kementerian Luar Negeri Turki juga mengecam pernyataan Macron dengan menyatakan, usulan itu berpotensi menimbulkan masalah serius ketimbang menyelesaikan masalah di Prancis.

Pernyataan Macron itu menambah panas hubungan Prancis dengan Turki. Sebelumnya kedua negara berselisih mengenai sengketa perairan di Laut Mediterania dengan Yunani. Selanjutnya, kedua negara bersitegang soal perang Azerbaijan dengan Armenia, di mana Macron menuduh Turki memobilisasi tentara bayaran asal Suriah untuk membantu pasukan Azerbaijan.

Sumber: Okezone.com dan berbagai sumber (dengan judul: Presiden Macron Sebut Islam di Dunia Sedang Krisis, Ini Tanggapan Liga Muslim Dunia)

Berita ini sudah dilihat 7,672 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 2 
  • Visitors today : 92
  • Page views today : 99
  • Total visitors : 532,946
  • Total page view: 1,116,874