Connect with us
Update Now

Hulu Sungai Selatan

Ternyata Ke Banjarmasin Bisa Lebih Cepat Lewat Jalan Simpur-Kalumpang di HSS

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 227,729 kali

Kecamatan Simpur kini makin rame, karena jadi jalur arternatif cepat ke Banjarmasin dari Kandangan HSS atau Hulu Sungai hingga warga Kalteng (dok, koranbanjar.net)

BêBASbaru.com, HULU SUNGAI SELATAN – Bukan bukan hal yang aneh lagi, saat ini kalau ke Banjarmasin khususnya bagi warga Hulu Sungai, jarak tempuhnya bisa 6 jam. Saking padatnya jalanan negara sekaraang ini.

 

Namun, dengan terbukanya askes jalan pasca dibangunnya jembatan Kanal Antang di Desa Sungai Puting Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin, berimbas pada ramainya lalu lintas melewati jalan di Kecamatan Simpur dan Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

 

Pantauan banjarmasinpost.co.id, Jumat 20 November 2020 lalu, sejumlah bus ukuran medium lalu lalang melintas, menuju Banjarmasin. Bus, maupun angkutan Colt L-300 hingga mobil pribadi dari Muara Teweh, Buntok, HST, Tabalong, HSU, dan Balangan memilih jalur alternative ke Banjarmasin tersebut, melewati Jalan Amawang-Simpur-Kalumpang hingga jembatan Margasari Kabupaten Tapin yang berbatasan dengan HSS.

 

Kondisi jalan di Desa Karang Paci, Kecamatan Kalumpang yang menjadi jalur lintasan sendiri sebagian mengalami rusak, selain kondisi jalan masih sempit. Bahkan saat ini ada beberapa jembatan masih dalam perbaikan. Meski demikian, angkutan umum maupun mobil pribadi sudah banyak yang melintasi jalur alternatif itu untuk ke ibukota Kalsel.

 

“Soalnya jarak dan waktu tempuhnya lebih dekat. Lewat jembatan kanal Sungai Putting, maksmal 2,5 jam. Apalagi kalau nanti jalan rusaknya sudah diperbaiki. Bisa lebih cepat lagi,”kata Husni. Warga HST  itu mengaku sering melewati jalur tersebut, untuk ke Banjarmasin maupun Marabahan.

 

Menurutnya, selain di wilayah Kalumpang HSS, di wilayah Kabupaten Tapin menuju jembatan Sungai Puting, juga terdapat sekitar empat kilometer jalan rusak dan tak mulus. “Selebihnya sudah bagus,”kata Husni.

 

Mengenai ramainya jalur Simpur-Kalumpang yang berbatasan dengan Kecamatan Margasari Tapin, Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan DInas Perhubungan HSS, Dedi, kepada banjarmasinpost.co.id, Minggu (22/11/2020) menjelaskan, jalan tersebut sudah berstatus jalan nasional, sejak dibangunnya jembatan Margasari. Sebab jalan itu menghubungkan pula ke Kabupaten Batola dan Banjarmasin.

 

Karena berstatus jalan nasional, jelas Dedi perbaikan titik jalan yang rusak di Desa Kalumpang menjadi wewenang Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XI yang berkantor di Jalan Brigjen H Hasan Baseri Banjarmasin.  Termasuk untuk dukungan rabu lali lintas yang masih minim.

 

“Untuk pemasangan rambu lalu lintas, kami sudah usulkan melalui BBPJN. Sudah direspons pihak BBPJN. Kita berharap segera direalisasi, karena seiring ramainya jalur alternatif ke Banjarmasin itu, dibutuhkan rambu-rambu pendukung keselamatan lalu lintas,”kata Dedi.

 

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Lebih Dekat ke Banjarmasin, Simpur-Kalumpang Mulai Ramai Dilewati, Jadi Jalur Alternatif)

Berita ini sudah dilihat 164 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 379
  • Page views today : 426
  • Total visitors : 545,196
  • Total page view: 1,130,312