Connect with us
Update Now

Uncategorized

Telak! Najwa Shihab Ke Arteria Dahlan: Tak Semua Orang Bisa Dibayar Bang, Justru DPR yang Terbiasa dengan Bayar Membayar

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 231,023 kali

Post – Arogansi Arteria Dahlan yang mengundang kecaman dan hujatan dari berbagai pihak, justru menguak adanya sindiran pedas dari pembawa acara Najwa Shihab yang mengatakan, tidak semua orang bisa dibayar dengan uang. “Tidak semua orang bisa dibayar Bang Arteria,” jawab Najwa Shihab. Najwa Shihab lantas kembali menegaskan jawabannya atas pertanyaan Arteria Dahlan itu. “Anda bertanya apakah Feri Amsari Direktur Pusat Studi Konstitusi Andalas dibayar KPK?,” tanya Najwa pada Arteria Dahlan. Najwa Shihab mengungkapkan tidak semua orang bisa dibayar untuk melakukan sesuatu. “Tidak semua orang bisa dibayar untuk melakukan sesuatu,” tegas Najwa Shihab. Pernyataan Najwa Shihab itu pun mengundang tepuk tangan penonton acara ‘Mata Najwa’. Feri Amsari yang sebelumnya dicecar pertanyaan oleh Arteria Dahlan lantas menyebut dirinya bukan lah anggota DPR. “Soalnya saya bukan anggota DPR Mbak Nana,” kata Feri Amsari pada Najwa Shihab. Menanggapi pernyataan itu, Najwa Shihab justru menyindir anggota DPR yang sudah terbiasa dengan budaya bayar membayar. Najwa Shihab menyebut tidak semua orang bisa dibayar dengan uang. Najwa Shihab lantas kembali menegaskan jawabannya atas pertanyaan Arteria Dahlan itu.

Jarang ter ekspos, ini pose Najwa bersama anak dan suaminya (dok, Liputan6)

Pongah, Arteria Dahlan Bilang Lebih Jago, Faktanya Feri Amsari Pernah Diundang Presiden Jokowi
Arteria Dahlan terlibat perdebatan dengan Direktur Pusaka Universitas Andalas, Feri Amsari, terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) KPK. Arteria Dahlan menganggap pendapat yang disampaikan oleh Feri Amsari bersifat provokatif dan sesat. Hal itu disampaikan Arteria Dahlan saat menjadi narasumber dalam acara ‘Mata Najwa’, Rabu (9/10/2019).
Arteria Dahlan mulanya meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak terpengaruh dengan pendapat publik yang mendesak perppu KPK segera dikeluarkan. “Saya ingin katakan pertama pak presiden dengan segala hormat saya minta hati-hati jangan sampai terjebak dengan pendapat-pendapat seperti layaknya ahli yang saya katakan bukan ahli (menunjuk Feri Amsari),” kata Arteria Dahlan. Arteria Dahlan meminta masyarakat untuk terlebih dahulu menikmati Undang-Undang KPK hasil revisi itu. “Karena ini konsekuensi yuridisnya sangat besar, saya katakan tadi revisi undang-undang ini belum dinomorkan, belum diundangkan, nikmati dulu sampai terbukti memang ada hal ihwal keadaan memaksanya hadir,” ucap Arteria. Mendengar pernyataan itu, Feri Amsari lantas menyeletuk. Ia menyinggung tentang jumlah korban tewas dalam aksi demonstrasi menolak UU KPK hasil revisi di berbagai daerah. “Bagaimana bisa menikmati orang ada orang yang mati, apakah itu belum cukup ihwal kepentingannya?,” tanya Feri Amsari. Arteria Dahlan lantas menyebut korban tewas itu tak ada hubungannya dengan Perppu KPK. “Yang mati apakah ada kaitannya dengan Perppu (KPK)? Anda ahli bukan?,” kata Arteria sambil menunjuk Feri Amsari. Arteria Dahlan menyebut Feri Amsari telah menyampaikan kalimat hasutan dan provokasi. “Nana ini saya ingin sampaikan, ini ahli tata negara atau agitator? Anda diminta keahliannya, memang saya tahu Anda tidak ahli tapi jangan Anda lakukan agitasi (hasutan) dan provokasi,” ucap Arteria Dahlan. Tak terima dengan pernyataan itu, Feri Amsari lantas menantang Arteria Dahlan. “Mau keahlian soal apa yang akan Anda tanyakan?,” ujar Feri Amsari. Menjawab pertanyaan tersebut, Arteria Dahlan mengklaim lebih ahli dari Feri Amsari. “Sudah pasti jagoan saya dari pada Anda, iya lah saya tahu dia siapa kok,” kata Arteria. Najwa Shihab selaku pembawa acara pun berusaha menengahi perdebatan dua tokoh itu. “Sebentar, saya mau meng-clear-kan, Mata Najwa mengundang narasumber sesuai dengan kapasitasnya masing-masing,” ucap Najwa Shihab. Najwa Shihab mengaku mengundang narasumber dalam acara itu sesuai dengan keahlian masing-masing. “Saya mengundang Anda (Arteria Dahlan) sebagai wakil dari anggota DPR fraksi PDI Perjuangan yang sangat vokal atas KPK,” tutur Njawa Shihab. “Saya mengundang Anda (Feri Amsari) sebagai Direktur Pusat Studi Konstitusi.” Feri Amsari lantas mengaku sudah pernah diundang presiden untuk dimintai pendapat. “Oleh presiden dimintakan keahliannya,” ujar Feri Amsari. Arteria Dahlan kembali menyebut Feri Amsari menyampaikan hasutan. “Bukan pendapatnya kamu (Feri Amsari), pendapatnya agitasi apa segala macam,” kata Arteria Dahlan. Najwa Shihab lantas kembali menengahi perdebatan keduanya. “Sebentar, tanpa bermaksud membela yang jelas Feri Amsari diundang presiden untuk didengar pendapatnya,” kata Najwa Shihab.
Sumber: tribunnews.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 72 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 425
  • Page views today : 484
  • Total visitors : 545,624
  • Total page view: 1,130,799