Connect with us
Update Now

Sahibar Banua

Tapin Makin Bertambah, Temuan Kasus Baru di Tapin Puluhan ODP Reaktif Covid-19

Diterbitkan

pada

BêBASbaru.com, SAHIBAR BANUA – 28 orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan reaktif Covid-19. Itu berdasar hasil rapid tes. Adapun rapid tes atau tes cepat dilakukan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 terhadap 100 ODP di Tapin, Kamis (16/4). “Hari ini, telah dilakukan rapid diagnostic tes (RDT) terhadap 100 ODP di Tapin. Di antaranya 28 orang dinyatakan reaktif,” tutur Kepala Dinas Kesehatan, Alfian Yusuf selaku Juru Bicara Gugus Tugas melalui siaran langsung Tapin TV, televisi milik pemerintah daerah. Bermodalkan hasil tes darah itu Gugus Tugas akan melanjutkan pemeriksaan ke swab tes. “Tes berikutnya adalah swab atau uji sampel lendir tenggorakan di Balai Besar Banjarbaru,” terangnya. Sebelum hasil swab keluar, Alfian tak tahu apakah ke-28 orang itu positif Covid-19 apa tidak. Jika positif, mereka semua akan naik status menjadi pasien Covid-19. “Maka akan dilakukan perawatan dan pengobatan di RS Datu Sanggul atau RS rujukan lainnya,” ujar Alfian. Dengan raut wajah yang tampak lelah, Alfian kembali mengingatkan imbauan pemerintah. “Strategi pencegahannya; melaksanakan sosial distancing dan physical distancing, berdiam diri di rumah, beribadah dan beraktivitas di rumah,” ujarnya. Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, olahraga teratur, konsumsi makanan yang bergizi, menggunakan masker pada saat di luar rumah. “Hal lain adalah kecamatan, kelurahan dan desa, rukun warga dan rukun tetangga agar membentuk gugus tugas di masing masing wilayah,” ujarnya. Gugus Tugas sebelumnya telah mencatatkan dua kasus positif Covid-19 di Bumi Ruhui Rahayu, sebutan Tapin. Ditanya apakah sudah ada jejak penularan dari keduanya ke lingkungan sekitar, Alfian belum memastikan. “Belum terdeteksi, mudah mudahan tidak ada [penularan masyarakat],” ujarnya di luar siaran pers. Dua pengidap Covid-19 di Tapin itu berasal dari klaster Gowa, Sulawesi Selatan. Satu pasien dengan kode RTU-1 meninggal dunia belum lama tadi, dan 1 lainnya RTU-2 positif pada 12 April kemarin. RTU-2 sekarang masih dirawat di RS Datu Sanggul Tapin untuk perawatan dan pengobatan gejala Covid-19. “Kondisi pasien (RTU-2) stabil. Tidak ada keluhan demam dan batuk,” ujar Alfian.
Sumber: apahabar.com dan berbagai sumber

Continue Reading
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

93 − = 88

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 54
  • Page views today : 198
  • Total visitors : 517,355
  • Total page view: 1,098,726