Connect with us
Update Now

Daerah

Tanpa Tunjukan Surat Positif Korona, Aktivis Dijemput Paksa Satpol PP di Kantor Walhi Samarinda

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 100,204 kali

Petugas saat jemput paksa aktivis Walhi Samarinda (dok, koran kaltim)

BêBASbaru.com, SAMARINDA – Kantor Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kaltim dan Pokja 30 geger setelah didatangi petugas dari Satpol PP dan petugas medis dari Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Jumat (31/7/2020) petang. Gegernya itu karena mereka di geledah, tapi justru di jemput paksa dengan alasan mereka terpapar korona. Mereka menjemput paksa beberapa aktivis yang diduga positif Virus Corona ( covid-19 ). Hal tersebut dibenarkan oleh Koordinator Pokja 30 Buyung Marajo, Jumat (31/7/2020) malam. Ia menyayangkan jika petugas yang datang tidak dapat menunjukkan bukti jika para aktivis itu benar-benar positif covid-19. “Iya benar kawan-kawan dijemput. Tapi petugas tidak dapat menunjukkan surat jika benar-benar positif,” ucap Buyung Marajo melalui sambungan telepon. Saat ini kondisi Kantor Walhi sepi. Tidak ada siapapun yang berada di lokasi tersebut. Dari informasi yang didapat para aktivis yang dijemput paksa itu dibawa ke RSUD IA Moeis Samarinda.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Para Aktivis Dijemput Paksa Satpol PP di Kantor Walhi dan Pokja 30 Samarinda, Begini Masalahnya)

Berita ini sudah dilihat 65 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 2 
  • Visitors today : 387
  • Page views today : 431
  • Total visitors : 528,124
  • Total page view: 1,111,505