Connect with us
Update Now

Gaya Hidup

Tanpa Obat Kuat, Gaya Hidup Sehat & Terapi Ini Menjadi Cara Ampuh Sembuhkan Disfungsi Ereksi

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 226,700 kali

Gaya Hidup – Menjamurnya obat kuat, baik yang pakai lisensi ataupun tidak, telah meningkatkan kepercayaan laki-laki, bahkan tak sedikit yang ingin merubah alat vitalnya dari ukuran standar ke ukuran jombo, seperti yang terlihat di film-film XXX luar negeri, padahal ukuran bukanlah satu-satunya cara memuaskan pasangan, yang utama adalah ketahanan plus tekhnik bercinta. Namun, tak banyak yang tahu, kalau semuanya itu ada efek samping yang bisa berakibat fatal, seperti kena serangan jantung, ataupun Mr P kita kena berbagai penyakit. Kesulitan mempertahankan ereksi selama berhubungan seksual memang menjadi salah satu tanda seorang pria mengalami disfungsi ereksi. Sebanyak 50 persen pria di atas usia 40 juga pernah mengalaminya. Faktanya, disfungsi ereksi bisa sangat membuat frustasi dan mempunyai dampak negatif pada hubungan dan kepercayaan diri. Kebanyakan pria memilih minum obat kuat seperti Viagra sebagai cara mengatasi impotensi. Namun tidak sedikit juga dokter yang menganjurkan Anda untuk mengubah gaya hidup jadi lebih sehat. Hal ini juga yang dijelaskan oleh dr. Bumi Piwulang Caraka. Menurutnya perubahan gaya hidup adalah hal yang paling pertama disarankan dokter. Hal ini karena impotensi alias kesulitan ereksi umumnya terjadi karena sirkulasi darah yang tidak lancar. “Jadi, jika Anda konsultasi ke dokter, kita akan sarankan untuk ubah pola makan dan terapkan gaya hidup sehat,” terangnya. Olahraga dan makan makanan sehat lanjut Bumi, dapat menjaga berat badan tetap normal sehingga bisa membantu untuk memperlancar aliran darah. “Ditambah lagi dengan rutin olahraga dan menjaga pola makan sehat seimbang.” Selain itu, perubahan gaya hidup sehat juga bisa membantu mengatasi berbagai masalah psikologis seperti stres dan kecemasan yang bisa jadi akar penyebab masalah ereksi, meski Anda tidak memiliki penyakit atau gangguan kesehatan apa pun. “Disfungsi ereksi adalah masalah aliran darah. Jadi ketika Anda berhasil menjaga pembuluh darah Anda dalam keadaan sehat, Anda bisa mengurangi risiko disfungsi ereksi,” ujar Bumi. Namun demikian, selain mengubah pola makan dan menerapkan gaya hidup sehat, Bumi juga menjelaskan ada cara yang bisa dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan disfungsi ereksi tersebut. “Saat ini, karena sudah semakin maju perkembangan teknologi, ada cara yang bisa dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan (disfungsi ereksi), yaitu dengan Terapi Gelombang Kejut (Shockwave Theraphy).” Bumi menjelaskan bahwa Shockwave Therapy adalah terapi yang menghantarkan gelombang kejut di area penis tanpa rasa sakit dan tanpa terasa panas sama sekali. “Pengerjaannya hanya 25 menit, terapi ini sangat aman karena dikerjakan oleh dokter, dan dengan 4-6x treatment sudah kelihatan hasilnya.” Terapi ini juga menjadi salah satu pengobatan tanpa harus mengonsumsi obat. “Dengan terapi gelombang kejut ini, pasien disfungsi ereksi tidak perlu harus minum obat terus-menerus. Mengonsumsi obat-obatan dalam jangka panjang memiliki efek samping,” tutur Bumi. Konsultasi seputar disfungsi ereksi dengan dr. Bumi Piwulang Caraka melalui email di THE NGT CLINIC atau submit pertanyaan Anda di kolom di bawah ini.
Sumber: vivanews.com

Berita ini sudah dilihat 45 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 2 
  • Visitors today : 191
  • Page views today : 217
  • Total visitors : 545,008
  • Total page view: 1,130,103