Connect with us
Update Now

Lintas Kalsel

Tak Terpengaruh Korona, Permintaan Produk Kopi+Gula Aren+ Jahe dari Desa Teratau Meningkat

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 404,655 kali

Produk kopi-gula aren makin banyak peminat hingga ke luar Kalsel (dok,tribunnews.com)

BêBASbaru.com, TABALONG –  Produk dengan bahan dasar gula aren dan kopi saat ini dikembangkan Arsani, warga Desa Teratau, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Kalsel.

Dengan Kelompok Usaha Bersama Rakat Sepakat, sekarang sudah ada sekitar 22 produk yang telah diproduksi dan dipasarkan hingga keluar Tabalong bahkan luar Kalimantan.

Serbuk gula aren dan kopi yang dibuat selain rasa original kini sudah ada yang dipadukan dengan pasak bumi, jahe, seluang belum, kayu manis, temulawak dan lainnya.

Menurut Arsani dalam sebulan produknya yang terjual rata-rata bisa menghabiskan sekitar 2.500 bungkus dari semua jenis.

Sedangkan saat pandemi covid 19 mulai melanda terjadi peningkatan terhadap produk gula aren yang mengandung jahe dan pasak bumi.

“Dulu itu rata-rata jahe itu sebulan 60 kilogram, sekarang 200 kilogram. Jadi jahe sama pasak bumi yang meningkat,” katanya.

Meski terjadi peningkatan hingga 50 persen, menurutnya, sampai saat ini masih tidak terkendala dengan bahan baku.

Ini karena bahan baku didapatkan dari petani lokal yang memang cukup banyak membudidayakan.

“Untuk bahan bakun masih mudah saja dicari karena kami memanfaatkan potensi yang ada di sekitar saja,” katanya.

Sehingga walaupun permintaan naik drastis tidak membuat mereka kesulitan untuk memenuhi permintaan tersebut.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Selama Pandemi, Permintaan Produk Gula Aren Jahe dari Desa Teratau Tabalong Meningkat)

Berita ini sudah dilihat 595 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 15
  • Page views today : 16
  • Total visitors : 553,346
  • Total page view: 1,139,747