Connect with us
Update Now

Investigasi

Tak Mau makan Gaji Buta, Ustaz Somad Mundur dari PNS dan Fokus ke Tausyiah

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 119,053 kali

Investigasi – Sejak mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres lalu, berbagai serangan buzzer dan orang yang tak suka pada Ustaz Abdul Somad Batubara (UAS) semakin gencar dilakukan. Bahkan statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) selalu di soal, pokoknya berbagai kesalahan Ustadz sejuta nitizen ini benar-benar di cari terus untuk memojokannya. Bahkan jejak digital ceramahnya yang lama pun dibongkar-bongkar agar UAS bisa di jerat hukum. Sebagai Da’i muda yang mempunyai jutaan pengikut, ceramah UAS memang terkenal apa adanya bahkan cenderung keras dalam hal kritik. Namun apa yang UAS sampaikan memang itulah realita yang ada sekarang, apalagi dalam membahas UAS selalu menggunakan dalil yang sahih dan tak bisa dibantah kebenarannya. Di cekal ceramah di berapa tempatpun UAS tak masalah dan tetap enjoy, justru Umat Islam yang meradang. Kini UAS kembali membuat berita, UAS mengundurkan diri sebagai PNS Universitas Islam negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Pekanbaru. Apa alasannya? Kabar mengejutkan ini dibenarkan oleh Kepala Biro Administrasi Umum Perencanaan keuangan dan Kepegawaian UIN Suska Pekanbaru, Prod DR Ahmad Supardi. Ahmad mengatakan, surat resmi pengunduran diri UAS sudah diterima pihak kampus. “Iya ini ada surat resminya,” kata Ahmad dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (15/10/2019). Surat pengunduran diri UAS, sambung Ahmad, tidak diserahkan langsung oleh ustaz kondang tersebut. Melainkan diserahkan oleh orang dekat UAS ke kampus. “Tidak (bukan UAS langsung). Surat itu diserahkan melalui orang dekatnya. Selembar surat saja, di atas meterai Rp 6.000,” kata Ahmad. Ahmad tidak bisa menyebutkan secara pasti kapan surat pengunduran diri UAS tersebut. Namun, yang pasti surat pengunduran diri ustaz yang sedang berkuliah S3 di Sudan ini sudah diterima Rektorat UIN Pekanbaru. Ahmad mengatakan, surat pengunduran diri UAS belum dilaporkan ke Kementerian Agama (Kemenag). Sebab, hingga saat ini, surat itu masih diproses di pihak rektorat. “Belum (Kemenag). Inikan sedang kita proses sekarang, iya (masih) di internalnya UIN,” kata Ahmad.
Sumber: detik.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 27 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

67 − 66 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 78
  • Page views today : 80
  • Total visitors : 531,250
  • Total page view: 1,114,983