Connect with us
Update Now

Uncategorized

Tabalong ‘Surga” Pengemis, Satpol PP Jangan Beri Uang Ke Pengemis

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 251,540 kali

Tanjung – maraknya sejumlah pengemis yang sering meminta-minta di wilayah Kabupaten Tabalong, membuat geram petugas Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP ). Betapa tidak, dari sejumlah pengemis yang terjaring rajia, tidak jarang pengemis tersebut menjadikan kegiatan mengemis sebagai pekerjaan sehari-hari. Seperti yang terjaring pada penertiban gelandangan dan pengemis ( gepeng ) yang digelar pada jumat malam ( 20/7 ) yang lalu, petugas satpol PP menertibkan sejumlah pengemis yang sering mangkal di Pasar Tanjung dan Pasar Mabuun. Bahkan para pengemis yang terjaring rata-rata berasal dari daerah lain yang sengaja datang ke Tabalong untuk mengemis, satu keluarga pasangan suami istri dan dua orang anaknya terjaring di pasar tanjung berasal dari Kabupaten HST. Dari pengemis tersebut ditemukan uang sekitar 3 juta yang diduga hasil dari mengemis. Sementara di Pasar Mabuun, petugas menjaring 3 orang pengemis yang ketika didata berasal dari daerah Madura Jawa Timur, ketika di periksa para pengemis ini mengaku mampu meraih uang antara 150 ribu hingga 300 ribu perharinya. Tidak hanya itu, ketika petugas memeriksa HP pengemis, terdapat bukti transferan sejumlah uang senilai jutaan rupiah, bahkan ditemukan juga video dokumentasi si pengemis sedang dalam perjalanan naik pesawat. Yang lebih mengejutkan salah satu pengemis mengaku sudah pernah melakukan Ibadah Umrah. Kepala Dinas Satpol PP Syamsul Hadi ketika ditemui dikantornya, Senin ( 23/7 ) mengimbau kepada masyarakat agar tidak memberikan uang kepada para pengemis yang di pasar maupun yang di jalan- jalan, dengan memberikan uang kepada pengemis, itu artinya sama saja membiarkan para pengemis berkeliaran dan bahkan dapat mengundang pengemis lainnya untuk berdatangan ke Tabalong, “ kalau mau memberi dengan niat bersedekah, bersedekahlah dengan bijak, seperti langsung diberikan kepada anak yatim atau panti asuhan, atau bersedekah ke tempat-tempat Ibadah.” Kata Syamsul Hadi. Berdasarkan peraturan Bupati, Satpol PP hanya memiliki wewenang Penertiban, Pendataan dan Pembinaan, Namun untuk menahan, Satpol PP belum bisa melakukannya dikarenakan belum ada Peraturan Daerah yang mengatur hal tersebut. ( 95.4 fm / lim )
Sumber: RADIOSUARATABALONG

Berita ini sudah dilihat 107 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 251
  • Page views today : 274
  • Total visitors : 547,339
  • Total page view: 1,132,722