Connect with us
Update Now

Lintas Kalsel

Tabalong Makin Bertambah Positif Korona, Disarankan Tutup Dulu Pasar dan Tempat-tempat Berkerumun

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 124,474 kali

Data Covid-19 di Kalsel terbaru (dok, klikkalsel)

BêBASbaru.com, TABALONG – Hasil tes PCR di Rumah Sakit Pertamina Tanjung, Kabupaten Tabalong terdeteksi 18 pasien terpapar Virus Corona atau COVID – 19 yang berasal dari lima kecamatan. Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID – 19 Kabupaten Tabalong Taufiqurrahman Hamdie mengatakan pasien terkonfirmasi positif juga terdata dari hasil pemeriksaan mandiri.  “Selain tes PCR Rumah Sakit Pertamina, penambahan pasien positif hasil skrining sejumlah perusahaan,” jelas Taufik di Tanjung, Sabtu. Adanya penambahan 18 kasus baru ini mendongkrak total kasus positif di ‘Bumi Saraba Kawa’ hingga mencapai 75 orang. Dengan rincian 62 orang dalam perawatan, 9 orang sembuh dan empat orang meninggal dunia. Dari 18 pasien positif ungkap Taufik sebagian hasil tracking kasus positif sebelumnya.  Para pasien positif dari kalangan karyawan swasta menjalani karantina mandiri di fasilitas yang disediakan masing – masing perusahaan.

Pasar Mabu’un dan pasar-pasar lain di Tabalong tetap buka padahal pandemi lagi mewabah, saat bulan Maret-Mei lalu, pasar-pasar tradisional dan tempat ibadah di tutup, kini malah di buka, dengan alasan new normal (dok, koran kontras)

“Sejumlah perusahaan memiliki fasilitas karantina sendiri sehingga tidak membebani unit isolasi di rumah sakit khusus,” jelas Taufik. Update perkembangan sebaran kasus Covid- 19 di Kabupaten Tabalong, pada Sabtu, 27 Juni 2020, terjadi penambahan kasus pasien terkonfirmasi positif virus corona sebanyak 18 orang yang tersebar di Lima Kecamatan. 18 orang warga Tabalong terkonfirmasi positif covid-19 tersebut mayoritas karyawan perusahaan yang melakukan swab mandiri di PCR Rumah Sakit Pertamina Murung Pudak dan pasien Orang Tanpa Gejala (OTG). Tambahan 18 orang positif covid -19 yang tersebar di Lima Kecamatan ini, dari kecamatan Murung Pudak ada 10 orang, Kecamatan Tanjung ada 1 orang, Kecamatan Tanta 4 orang, Kecamatan Kelua 2 orang dan k Kecamatan Banua Lawas ada 1 orang dari Desa Pematang. Mantan Waket DPRD Tabalong (2014-2019) H Masruddin saat dimintai komentarnya mengatakan, kebijakan Pemkab Tabalong di rasa aneh dan ambigu serta tak sesuai realita di lapangan. “Dulu saat belum begitu merebak Covid-19 di Tabalong, Pemkab keluarkan instruksi menutup pasar dan tempat ibadah. Kini di saat naik drastis yang kena Covid-19 malah pasar-pasar tradisional dan tempat ibadah dibolehkan. Apa gunanya himbauan serta peringatan, kalau tempat-tempat berkerumun orang banyak di biarkan begitu, harusnya system zona yang dulu ditetapkan, terapkan kembali untuk mengatasi penyebaran Covid-19 ini,” ungkap pria yang akrab di sapa MRD.

Sumber: antaranews.com, bebasbaru.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 88 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 274
  • Page views today : 320
  • Total visitors : 531,861
  • Total page view: 1,115,675