Connect with us
Update Now

Headline

Syekh Ali Jaber Tak Percaya Pelaku Gila Karena Sasaran Penusukan Mematikan Yakni Leher

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 101,862 kali

Syekh Ali Jaber dengan tangan di balut sorban, adakan jumpa pers (dok, antaranews.com)

BêBASbaru.com, KRIMINAL – Pendakwah Syekh Ali Jaber merespons kabar dan rumor yang menyebut pelaku penusukan dirinya di Bandar Lampung, Lampung memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Ali Jaber mengatakan, dari cara menyerangnya sang pelaku sangat terlatih. Saya tidak percaya kalau pelaku gila. Cara dia (pelaku) memburu targetnya yakni saya menuju ke bagian yang paling vital (nyawa). Menurut saya, pelaku ini bukan gangguan jiwa karena dia sangat berani dan terlatih saat menusuk saya,” kata Ali Jaber kepada wartawan di Bandar Lampung, Senin (14/9). Syekh Ali Jaber menyakini tindakan pelaku menyerang dirinya sepertinya memang sudah terorganisasi. Hal itu dirasakan dirinya saat pelaku menyerang dengan menghujamkan pisau ke arah dirinya. “Kalau saya tidak gerak refleks cepat, saya sangat yakin pisau yang dihujamkan pelaku pasti tepat mengenai leher saya,” kata dia. Dalam kesempatan itu Ali Jaber meminta pihak kepolisian agar dapat tenang untuk segera bisa mengungkap kasus penyerangan terhadap dirinya.

Pengakuan Mengejutkan Alpin! Pikirannya Dibayangi Wajah Syekh Ali Jaber

Wajah Alpin (24), penusuk pendakwah Syekh Jabir yang dikatakan gila, namun diragukan klaim terburu-buru tersebut. (dok, suara jakarta)

Tidak hanya pelaku yang menusuk dirinya, tapi juga siapa orang yang ikut berperan di balik pelaku penusukan tersebut. Selain itu juga, ia meminta kepada pihak kepolisian janganlah terlalu cepat mengambil kesimpulan kalau pelaku gangguan kejiwaan. “Saya punya kepercayaan besar sama kepolisian, jangan disalahgunakan. Jadi selesaikan dengan fokus kasusnya, selidiki dan jangan terburu-buru, saya akan sabar menunggu proses keadilan yang menimpa saya ini,” kata dia. Hal serupa juga sebelumnya disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD. Dia mengaku tak percaya begitu saja bahwa pelaku penusukan merupakan orang dengan gangguan jiwa. “Spekulasi di masyarakat ada dugaan berdasarkan pengakuan keluarganya, si penusuk ini sakit jiwa. Tapi kita belum percaya. Kita akan tahu dia sakit jiwa betul atau tidak setelah diselidiki,” kata dia dikutip dari instagram resminya, Senin (14/9). Menurut Mahfud, untuk menyimpulkan bahwa pelaku penyerangan itu merupakan orang dengan gangguan jiwa, bisa juga dibuktikan dengan mengambil keterangan dari teman, tetangga hingga memeriksa jejak digital pelaku. “Ada jejak digitalnya. Kalau orang sakit jiwa jejak digitalnya kayak apa, keluarganya melihatnya kayak apa, tetangganya melihat kayak apa, teman-temannya melihatnya kayak apa. Baru kita dapat menyimpulkan dia sakit jiwa,” ucap dia.

Sumber: CNN Indonesia.com dan berbagai sumber (dengan judul: Ali Jaber Sebut Penusuk Terlatih, Tak Percaya Pelaku Gila)

Berita ini sudah dilihat 85 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 159
  • Page views today : 184
  • Total visitors : 528,360
  • Total page view: 1,111,777