Connect with us
Update Now

Uncategorized

Survei IndEX: PDIP Turun Tajam, Tapi Aneh Perindo & PSI Berpeluang Lolos, PPP, PAN & PKS Malah Di Bawah 4%???

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 253,012 kali

Politik – PDI Perjuangan selama ini dianggap selalu di atas 28%, bahkan melebihi ekspestasi, yakni seperti Tahun 1999, melampaui 30%. Sehingga ada anggapan, kalau survey telah di beli, Namun hasil survey terbaru boleh sedikit dianggap realistis, tapi anehnya kenapa Perindo dan PSI bisa mengalahkan parpol lama seperti PPP, PKS dan PAN. Jangan-jangan…ini lagi-lagi pesanan… PDIP sendiri kini harus menyalakan tanda bahaya. Partai utama pengusung pasangan Jokowi-Ma’ruf itu elektabilitasnya mengalami penurunan tajam. Survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research menyebutkan, elektabilitas partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu menurun tajam hingga ke posisi awal survei pertama IndEX pada Desember 2018 lalu. Saat ini elektabilitas PDIP tinggal 22,9 persen. “Penurunan tajam capaian elektabilitas PDIP diperkirakan karena migrasi pemilih muslim ke partai-partai nasionalis lainnya,” ungkap Direktur Eksekutif indEX Research Vivin Sri Wahyuni dalam siaran pers di Jakarta, Jumat, 22 Februari 2019. Menurut Vivin, faktor paling kuat yang menandai menurunnya elektabilitas PDIP adalah bergabungnya mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Publik, kata Vivin, masih sangat resisten dengan kemunculan kembali Ahok dalam kancah politik nasional. “Memori kasus penistaan agama pada Pilkada DKI terus terjaga, terlebih momentum reuni Alumni 212 yang tak pernah surut dukungan luas masyarakat,” jelas Vivin. Ke mana larinya suara pemilih PDIP, Vivin mengatakan, perlu ditelisik lebih lanjut. Akan tetapi, kenaikan pada beberapa parpol lain yang berhaluan nasionalis menunjukkan kemungkinan perpindahan suara tersebut. Parpol-parpol seperti Gerindra, Golkar, dan Demokrat cenderung stabil. Di sisi lain NasDem, PSI, dan Perindo mengalami peningkatan elektabilitas. “Elektabilitas Gerindra masih berada pada angka 14,8 persen, Golkar 10,5 persen, dan Demokrat 4,7 persen,” papar Vivin. NasDem sedikit mengalami kenaikan menjadi 4,3 persen, mendekati posisi Demokrat. Demikian pula dengan Perindo. Sebagai partai baru, Perindo elektabilitasnya naik menjadi 3,4 persen. Begitu juga partai besutan Grace Natalie, mengalami kenaikan cukup signifikan, 4,1 persen. “PSI kini mengamankan posisi untuk dapat lolos menembus parliamentary threshold,” katanya. Parpol-parpol lain masih harus berjuang keras untuk bisa lolos ke Senayan, termasuk parpol seperti PPP (3,2 persen), PKS (3,0 persen), PAN (2,8 persen), dan Hanura (1,1 persen). Demikian juga dengan partai-partai kecil seperti, PBB (0,8 persen), PKPI (0,3 persen), serta pendatang baru Berkarya (0,6 persen) dan Garuda (0,2 persen). Survei indEX Research dilakukan pada 11-15 Februari 2019, dengan jumlah responden 1.200 orang. Metode survei adalah multistage random sampling dengan margin of error ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sumber: Vivanews.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 70 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 33
  • Page views today : 44
  • Total visitors : 547,508
  • Total page view: 1,132,911