Connect with us
Update Now

Hulu Sungai Selatan

Sungai Keruh di Loksado HSS, Ternyata Gunung Hariung Punit Longsor

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 422,628 kali

Wisatawan arung jeram cek lokasi penyebab sungai keruh (dok, bpost)

BệBASbaru.com, HULU SUNGAI SELATAN – Kondisi air keruh di Sungai Loksado, di Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang merupakan bagian aliran Sungai Amandit, ditelusuri oleh pegiat wisata arung jeram.

Pegiat arung jeram di HSS Syaipur Rahman kepada banjarmasinpost.co.id, Senin (21/12/2020) mengatakan, Sabtu 19 Desember 2020 kemarin, dia dan timnya mencoba mencari titik sumber air keruh yang mengurangi keindahan Sungai Loksado tersebut.

“Ternyata sumbernya di Sungai Congak, yang masuk Sungai Landuiyan di Dusun Kadayang, kemudian mengalir ke Sungai Amandit Loksado aliran sungai Amandit lainnya. Penyebabnya, Gunung Hariung Punit runtuh (longsor),” kata Syaipur Rahmah, yang akrab disapa Camang ini.

Dari Dusun Kedayang, Camang menyatakan berjalan kaki sekitar tiga jam dari Landuyan. Namun, untuk sampai ke titik longsornya tidak memungkinkan, sehingga pantauan hanya sampai ke anak sungai yang masuk keruhnya yaitu Sungai Landuyan.

Hasil perbincangan dengan warga kampung setempat, jelas Camang memastikan, bahwa di atas gunung yang longsor itu, tidak ada aktivitas penebangan pohon. “Jadi bukan karena ada perambahan hutan atau penebangan ilegal. Tapi karena gunungnya terlalu curam, dan sudah lama ada rekahan. Begitu menurut masyarakat setempat,” jelasnya.

Rekahan yang terus-terusan diguyur hujan deras, kata Camang ditambah ada pohon yang tumbang, menimbulkan tanah longsor hingga hampir sebelah Gunung Hariyung Punit runtuh.

Sumber air di Sungai Congak pun sempat tertutup.

Namun, karena sumber air terus menerus menggerus sehingga air pun keluar dan mengalir ke Sungai Landuyan yang awalnya masih bersih.

Ujung-ujungnya bertemu dengan Sungai Amandit di Loksado hingga aliran Sungai Amandit lainnya.

Camang yang juga pengelola Amandit Loksado Lestari (ALL) Outbond Camp di Loksado mengatakan, sejauh ini kondisi air di objek wisata alam tersebut tak mengurangi minat wisatawan pencinta arung jeram.

“Sabtu kemarin kami mengantar wisatwan berarung jeram pakai perahu karet, di dekat jalur Haratai. Alhamdulillah, tak ada tamu wisatawan yang komplain karena kondisi air sungainya. Karena saat ini debit airnya tinggi, mereka seru-seru saja, karena riamnnya lebih menantang,” kata Camang.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Pegiat Arung Jeram Ungkap Sumber Longsor dan Air Keruh di Sungai Loksado HSS)

Berita ini sudah dilihat 347 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA