Connect with us
Update Now

Dunia

Sirik dengan Ratu, Raja Thailand Cabut Gelar Selirnya karena Tak Setia dan Berambisi Samai Ratu

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 123,891 kali

Raja Thailand-Vajiralongkorn saat anugerahkan selirnya Sineenat dengan berbagai gelar bangsawan dan kemiliteran (dok, Youtube)

Dunia – Walaupun sudah berstatus selir Raja Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dengan berbagai kehormatan yang diperoleh. Namun itu ternyata belum cukup bagi seorang Sineenat Wongvajirapakdi, kabarnya dia berambisi ingin sama posisinya dengan sang Ratu yang dulunya juga sama seperti dia, yakni hanya selir sang Raja. Akibatnya, Raja Thailand Maha Vajiralongkorn mencabut semua gelar kerajaan dan militer yang disandang selirnya, Sineenat Wongvajirapakdi karena ‘tidak setia terhadap monarki’ dan ‘berambisi untuk menyamai posisi ratu’. Demikian diumumkan pihak Istana Kerajaan, kurang dari tiga bulan setelah Sineenat dianugerahi gelar “Chao Khun Phra” yang artinya Selir Kerajaan. Sineenat yang dikenal dengan nama panggilannya Koi — mendapat gelar tersebut di hari ulang tahun ke-67 sang Raja pada 28 Juli lalu, pertama kalinya dalam hampir satu abad, seorang raja Thailand memiliki selir. Sekitar sebulan kemudian, Istana Kerajaan Thailand mengeluarkan sekitar 60 foto yang jarang terlihat sebelumnya dan juga biografi Sinneenat, antara lain foto-fotonya ketika aktif berdinas di militer seperti menerbangkan pesawat dan terjun payung. Situs kerajaan kemudian tidak bisa diakses setelah foto-foto tersebut muncul, kemungkinan karena begitu besarnya minat publik untuk mengakses. Namun secara mengejutkan, pada Senin (21/10), pihak Istana Kerajaan mengumumkan bahwa gelar ‘Chao Khun Phra’ atau Selir Kerjaan dicabut dari perempuan berumur 34 tahun itu karena “tidak setia pada Raja” serta “bertindak menentang penunjukan Ratu (Suthida) … demi ambisinya sendiri”.

Sineenat dan Raja Thailand saat mesra dan kegiatannya yang juga Pilot pesawat tempur (dok, Nawacita)

Diketahui bahwa Suthida dinobatkan sebagai ratu pada Mei lalu, dengan menjadi istri keempat Raja Vajiralongkorn. “Tindakannya menunjukkan bahwa dia tidak menghormati raja dan tidak memahami tradisi kerajaan … tindakannya menguntungkan dirinya sendiri,” demikian pernyataan Istana seperti dilansir The Guardian, Selasa (22/10/2019), seraya menambahkan bahwa dia berusaha meningkatkan posisinya agar menjadi sama dengan Ratu Suthida. Disebutkan bahwa perilakunya “dianggap tidak menghormati Yang Mulia … dan menyebabkan perpecahan di antara para abdi dalem istana dan kesalahpahaman di antara orang-orang”. Sineenat pun dilucuti dari semua pangkat militer dan gelar kerajaan. Pernyataan Istana Kerajaan Thailand juga menggambarkan Sineenat “tidak tahu berterima kasih.” Sineenat yang memiliki kualifikasi pilot dan seorang mantan perawat militer, merupakan perempuan pertama yang mendapat gelar Selir Kerajaan dalam kurun waktu nyaris satu abad ini. Sineenat, lahir di provinsi Nan utara pada 26 Januari 1985, lulus dari Royal Thai Army Nursing College pada usia 23 tahun. Dia juga dilatih sebagai pilot di Thailand dan luar negeri dan bertugas di unit pengawal raja. Pada bulan Mei lalu, dia dianugerahi pangkat jenderal besar.
Sumber: detk.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 27 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 23 = 28

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 238
  • Page views today : 281
  • Total visitors : 531,825
  • Total page view: 1,115,636