Connect with us
Update Now

Banjarmasin

Setelah Terjebak Lock Down Berbulan-bulan di Nepal, Warga Banjar Akhirnya Bisa Balik

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 114,848 kali

Teddy dan Adi Mardani terjebak di Nepal akibat Lockdown (dok, detik.com)

BêBASbaru.com, BANJARMASIN – Satu dari dua orang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kota Banjarmasin, yang berada di Negara Republik Demokratik Nepal tepatnya di Kota Kathmandu, akhirnya bisa pulang ke tanah air. Teddy Herianto, akhirnya bisa berkumpul dengan keluarganya yang berada di kota berjuluk seribu sungai.Kurang lebih tiga bulan lamanya, pria yang akrab disapa Pak Teddy ini berada di Negara Nepal. Ia bersama rekannya, sesama urang Banjar, Adi Mardani, tak bisa keluar dari negara yang berbatasan dengan Kota Tiongkok ini, lantaran pemerintah setempat memberlakukan status Lock Down, untuk menghentikan penyebaran virus Covid-19. Teddy pun berjuang agar bisa kembali ke tanah air. Persyaratan untuk mendapatkan kartu sehat dan bersih dari virus Covid-19 dijalaninya. Hingga ketika status Lock Down dicabut dan ia dinyatakan lulus dalam uji kesehatan, pemerintah setempat memperbolehkannya melanjutkan perjalannya pulang ke Kota Banjarmasin, Indonesia. Rencanannya Rabu (10/06), pesawat Garuda Indonesia, yang ditumpanginya akan tiba di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Kota Banjarbaru, sekira pukul 15.30 Wita.demikian pesan singkat melalui Whats App yang dilayangkan Teddy kepada Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina. “Ijin melapor, maaf mengganggu, saya mau menyampaikan bahwa, saya telah sampai Indonesia tadi (Selasa, 09/06) Pukul 14.00 WIB. Dan antri sampai jam 18.30 WIB di costum clearence Imigrasi untuk Protokol kesehatan, dan saya sudah dinyatakan Lulus, bisa lanjut ke Banjarmasin. Besok dengan Pesawat Garuda akan tiba jam 15.30 di Banjarmasin,” katanya. Tentunya, kegembiraan atas kepulangannya ke Bumi Kayuh Baimbai tak hanya dirasakan seluruh keluarga besar Teddy. Namun, juga dirasakan oleh H Ibnu Sina. Pemimpin Kota Banjarmasin inipun menyatakan rasa suka citanya, atas usaha dan keberhasilan Teddy melewati serangkaian pemeriksaan kesehatan dan keimigrasian dari berbagai kota yang dilewatinya, hingga sampai di Kota Banjarmasin.  “Kami bersyukur berkat kegigihan Pak Teddy akhirnya bisa keluar dari lockdown Kota Kathmandu, Nepal yang diberlakukan selama 3 bulan. Sekalipun harus berjibaku dengan kerumitan imigrasi di Nepal-Amsterdam-Dhoha-Jakarta hingga sampai ke Banjarmasin dengan selamat, Walaupun sebenarnya masih tertinggal 1 orang warga Banjarmasin, Pak Adi, ”demikian balasan singkat dari H Ibnu Sina melalui Whats App, kepada Teddy, Selasa . Selain mengucapkan selamat datang di Kota Banjarmasin kepada Teddy, di pesan tersebut, H Ibnu Sina juga mengucapkan terima kasih kepada Duta Besar RI untuk Bangladesh dan Nepal, Rini P Soemarno dan mantan Wamenlu Pak AM Fachir yang banyak membantu 19 WNI lainnya, yang ter lock down di Nepal. Dari informasi terhimpun, Teddy Herianto dan Adi Mardani pada pertengahan Bulan Maret 2020 lalu berangkat ke Negara Nepal untuk melakukan kegiatan adventure dan menjelajahi pegunungan Himalaya. Ketika hendak kembali ke tanah air, dua urang Banjar ini tak bisa mendapatkan izin dari pemerintah setempat, lantaran sejak 22 Maret Kota Kathmandu, Nepal memberlakukan status Lock Down. Teddy bersama Adi Mardani dan Fauzan berangkat ke Nepal tanggal 7 Maret 2020. Usai melakukan kegiatan adventure hingga pendakian Gunung Himalaya, mereka berencana kembali ke tanah air tanggal 26 Maret. Namun ketika pada tanggal 21 Maret 2020 mereka berada Tribhuvan International Airport, ia dan temannya tidak bisa melanjutkan perjalanan lantaran pihak otoritas bandara melarang penerbangangan masuk, maupun ke luar Kota Kathmandu. Pasalnya, mereka tidak kebagian tiket untuk keluar dari Nepal, karena hari itu merupakan hari terakhir sebelum karantina wilayah di negara tersebut diberlakukan. Keduanya kemudian memilih bertahan di Kota Kathmandu dan menginap disalah satu hotel. Saat itu, mereka hampir kehabisan uang dan perbekalan yang diberikan oleh KBRI Dhaka. Makanya, saat itu mereka sempat melayangkan pesan kepada seluruh pengambil kebijakan yang ada di negeri ini. “Hanya satu pinta kami, mohon bantuannya pak Presiden Joko Widodo, Ibu Menteri Luar Negeri, Bapak Gubernur Kalsel , H.Sahbirin Noor dan Walikota Banjarmasin, Bapak Ibnu Sina, untuk bisa mengevakuasi kami kembali ke tanah air, kami sangat rindu anak istri. Apalagi kami merupakan tulang punggung keluarga,” harap Teddy saat itu melakukan video call. H Ibnu Sina yang menerima keluhan dari salah satunya warganya, langsung bertindak. Iapun berupaya memulangkan Teddy dan Adi. Sejumlah pihak berkompenten dihubunginya, hingga akhirnya Teddy bisa kembali ke Kota Banjarmasin.

Sumber: antaranews.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 52 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 79
  • Page views today : 101
  • Total visitors : 530,385
  • Total page view: 1,114,008