Connect with us
Update Now

MotoGP

Setelah Dulu Bikin Yamaha Digjaya, Kini Mantan Sohib Valentino Rossi Bikin Tim Suzuki Perkasa

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 253,548 kali

Brivio dan Valentino Rossi sohib dekat sejak di Yamaha, berkat mereka Yamaha jadi Tim papan atas, kini Brivio mampu angkat derajat Suzuki (dok, tribunnews.com)

BêBASbaru.com, MOTOGP – Sebelum Valentino Rossi bergabung dengan Tim Yamaha pada 2002 silam, Yamaha dianggap tim sebelah mata oleh Honda cs. Namun setelah Davide Brivio secara mengejutkan ‘bajak’ Rossi dari Tim Honda, Yamaha pun menjelma  menjadi tim terkuat MotoGP.

Saat Rossi pindah ke Ducati, Brivio pun keluar dari Yamaha dan pindah ke Suzuki yang sempat absen dari MotoGP, lalu kembali lagi. Kini hasil dari kerja keras Brivio sudah berbuah, tak tanggung-tanggung dua pembalapnya kini bertengger di tiga besar teratas pada klasemen sementara MotoGP 2020. Performa ciamik itu tak lepas dari tangan dingin Davide Brivio, kawan lama Valentino Rossi ini.

Brivio jadi manajer untuk tim MotoGP Yamaha sejak tahun 2002. Dia memiliki peran besar ketika mendatangkan Rossi dari Honda setahun setelahnya. The Doctor bergabung di Yamaha pada tahun 2004, dan langsung menjadi juara di musim pertamanya. Kombinasi Brivio dan Rossi melahirkan gelar gelar juara MotoGP sebanyak empat kali pada 2004-2005 dan 2008-2009.

Keduanya kemudian hengkang dari Yamaha setelah musim 2010. Brivio lalu kembali mengibarkan bendera Suzuki pada 2015. Sementara Rossi yang sempat bergabung ke Ducati, kembali ke Yamaha pada tahun 2013.

Kini Brivio tengah melahirkan kekuatan baru di MotoGP. Alex Rins dan Joan Mir, pebalap muda itu berhasil mencuri perhatian pecinta balap, meski Marc Marquez tengah absen di MotoGP 2020. Meski di tahun perdananya, Suzuki lewat Aleix Espargaro dan Maverick Vinales belum bisa menembus posisi 10 besar. Tapi GSX-RR dengan konfigurasi inline-4 itu makin membaik, terbukti sudah 6 tahun berlaga, kini Suzuki patut berbangga.

“Referensi kami adalah Suzuki, kami harus belajar banyak dari mereka,” kata Rossi kepada Sky Sport. “Selama bertahun-tahun ada anggapan bahwa masalah Yamaha adalah mesin 4 inline, tetapi mereka menunjukkan kepada kami bahwa masalahnya bukan itu. Brivio yang melakukannya. Kerja yang bagus, menggabungkan metode Jepang dengan metode Italia-Eropa,” sambungnya.

“Kamu (Brivio) hebat, kamu melakukan pekerjaan yang hebat. Angkat topi,” jelas pembalap Yamaha kelahiran Pesaro, Italia ini. Suzuki juga berpeluang mendapatkan gelar Triple Crown –gelar juara dunia pebalap, konstruktor, dan tim–. Joan Mir kini sedang memimpin klasemen pembalap MotoGP 2020, pun Tim Suzuki Ecstar unggul 44 poin dari tim Petronas Yamaha SRT di posisi kedua, dan pabrikan Hamamatsu ini hanya tertinggal 8 poin dari Ducati sebagai pemuncak konstruktor.

Sumber: detik.com dan berbagai sumber (dengan judul: Valentino Rossi: Angkat Topi, Yamaha Harus Belajar dari Suzuki)

Berita ini sudah dilihat 21,123 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 74
  • Page views today : 89
  • Total visitors : 547,549
  • Total page view: 1,132,956