Connect with us
Update Now

Banjarbaru

Seluruh Kalsel Resmi Terapkan PPKM, Lucunya Tak Ada Larangan Adakan Pesta Kawinan

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 411,714 kali

Ilustrasi pesta perkawinan di tengah pandemi korona (dok, BBC.com)

BệBASbaru.com, BANJARBARU – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor telah mengeluarkan surat instruksi ihwal penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh Kabupaten kota se-Kalsel.

Dalam isi surat instruksi bernomor Nomor 01 Tahun 2021 itu, Gubernur memaparkan pertimbangan, mengapa PPKM perlu diterapkan di Kalsel. Salah satunya, angka kematian akibat Covid-19 yang masih di atas rata-rata nasional yaitu 3,7 persen, hingga pada 9 Januari.

Di tambah lagi penambahan kasus positif virus corona di Kalsel, yang rata-ratanya masih tinggi di atas 5 persen dan percepatan pertumbuhan kasus baru meningkat. “Untuk itu perlu upaya mengendalikan penyebaran pandemi Covid-19, diperlukan langkah-langkah sistematis dan strategis dengan memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat secara tepat dan terukur serta mengaktifkan posko-posko Satgas sampai ditingkat RT/RW,” ujar Sahbirin Noor.

Berikut 7 poin penting dalam penerapan PPKM di seluruh Kabupaten Kota se-Kalsel;

  1. Membatasi tempat/kerja perkantoran dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 75% dan Work From Office (WFO) sebesar 25% dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat;

  1. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring/online;

  1. Untuk sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100% dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat;

  1. Melakukan pengaturan pemberlakuan pembatasan:
  2. Kegiatan restoran (makan/minum di tempat sebesar 25 persen) dan untuk layanan makanan melalui pesan antar/dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran; dan
  3. Pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan/mall sampai dengan Pukul 20.00 WITA,

  1. Mengijinkan kegiatan konstruksi beroperasi 100% dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat;

  1. Mengijinkan tempat ibadah untuk dilaksanakan dengan pengaturan pembatasan kapasitas sebesar 50% dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat;

  1. Mengijinkan kegiatan sosial kemasyarakatan dan keagamaan lainnya dengan pembatasan kapasitas sebesar 25% dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat serta diupayakan dilakukan secara daring/online.

Sumber: kanalkalimantan.com dan berbagai sumber (dengan judul: Kalsel Resmi Terapkan PPKM, Berikut 7 Kegiatan Masyarakat yang Dibatasi)

Berita ini sudah dilihat 250 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip