Connect with us
Update Now

Lintas Kalsel

Selama Tahun 2020 Polres Tabalong Sebut Sabu dan Ineks Meningkat, Tapi Zenith Berkurang Drastis

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 465,910 kali

Polres Tabalong ungkap Tahun 2020 narkoba jenis sabu dan ineks merajalela (dok, jejak rekam)

BệBASbaru.com, TABALONG – Dari 1 Januari hingga 25 Desember 2020, Satresnarkoba Polres Tabalong berhasil mengungkap 83 kasus tindak pidana narkotika. Jumlah pengungkapan ini ternyata hanya naik 1 kasus dibandingkan pengungkapan kasus narkotika selama tahun 2019 yang ada sebanyak 82 kasus.

Kemudian dari data yang disampaikan Kapolres Tabalong AKBP Muchdori, meski hanya naik 1 kasus, ternyata untuk tersangka yang diproses naik menjadi 15 persen di tahun 2020. Dimana untuk tahun 2019 ada sebanyak 106 tersangka dan di tahun 2020 hingga pekan terakhir ada 122 tersangka.

Sementara itu untuk jenis dan jumlah barang bukti narkotika, di tahun 2020 ini ada peningkatan untuk jenis ineks dan sabu. Tahun 2019 barang bukti sabu sebanyak 246 paket atau 212,06 gram dan di tahun 2020 ada 239 paket atau 384,22 gram, sehingga untuk berat naik sekitar 81 persen.

Kemudian untuk ineks, dari yang awalnya hanya 1/2 butir atau 0,13 gram di tahun 2019, tahun ini justeru sebanyak 11 butir atau 1,65 gram, sehingga nail lebih dari 100 persen. Sementara untuk jenis zenith justeru jauh berkurang, tahun 2019 ada 1.830 butir di tahun 2020 jado 232 butir atau turun 87 persen.

Menurut kapolres berkurangnya jumlah kasus untuk zenith ini salah satu penyebabnya karena penangananya sudah menggunakan aturan sesuai Permenkes No 7 tahun 2018, dimana zenith masuk narkotika golongan I.

“Jadi sekarang sudah dikenakan narkotika golongan I,” katanya. Sedangkan untuk sabu dan ineks yang alami peningkatan dikarenakan wilayah Tabalong merupakan daerah lintasan yang mempertemukan tiga provinsi, sehingga kerawanannya tinggi.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Penanganan Kasus Narkoba Polres Tabalong 2020, Sabu dan Ineks Meningkat Zenith Berkurang Drastis)

Berita ini sudah dilihat 1,037 kali