Connect with us
Update Now

Dunia

Sejarah Kelam Kota yang di Kutuk Tuhan  II: Lenyap 1.700 Tahun Kini Muncul Sebagai Cermin Kemurkaan Tuhan

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 235,283 kali

Ilustrasi film, kisah Kota Pompeii yang hancur dan lenyap karena ledakan gunung merapi dahsyat (dok, fox news)

BêBASbaru.com, DUNIA- POMPEII – Bobroknya akhlak manusia hingga membuat Allah SWT murka bukan hanya menimpa kaum Sodom (umatnya Nabi Luth AS, keponakan Nabi Iberahim AS), yang terletak di negeri Yaman kini ada juga yang menyebutkan di Irak. Kalau Allah sudah murka, bukan manusianya saja yang dilenyapkan, tapi seluruh kota tersebut.

Jaman dulu, ada dua negara super power yang menguasai dunia, yakni Kekaisaran Persia di Iran kini dan Kekaisaran Romawi (Italia). Walaupun sejarah juga mencatat, ada dua Raja yang saking besar dan berkuasanya, akhirnya berani ngaku Tuhan, yakni Kerajaan Fir’aun di Mesir yang terkenal dengan julukan Ramses II serta Raja Namrud di Irak, keduanya akhirnya kena laknat dan azab dari Tuhan dan kerajaannya hancur lebur.

Ilustrasi film, sebelum dilenyapkan dengan ledakan gunung merapi, kota ini terkenal paling bejad dan segala jenis maksiat ada di kota ini, bahkan melebihi kaum Sodom. Dikisahkan juga, disinilah awal mula adanya rumah bordil alias lonte (dok, the movies)

 

 

Ada satu kota yang ada di Eropa, yakni Kota kuno Pompeii yang terletak di Itala. Negara yang satu ini ternyata menyimpan sejarah kelam sebuah kota bernama Pompei. Kota Pompei diyakini sebagai kota maksiat yang terkena azab berupa letusan Gunung Vesuvius hingga akhirnya lenyap terkubur selama 1.700 tahun. Reruntuhan kota ini akhirnya ditemukan di Kota Naples, Italia setelah para ahli arkeolog melakukan penggalian dan penelitian.

Sejarah kelam Kota Pompei banyak dihubung-hubungkan dengan kisah kehancuran yang dialami umat Nabi Luth AS di Kota Sodom. Dijelaskan dalam Quran, umat Nabi Luth AS terkena azab Allah SWT akibat perbuatan maksiat mereka yang melampaui batas. Mereka ‘dijungkirbalikkan’, dihujani batu belerang panas secara bertubi-tubi, dan mengalami berbagai azab mengerikan lainnya. Hingga akhirnya Kota Sodom musnah terkubur.

Peristiwa serupa terjadi kembali pada masyarakat Kota Pompei. Catatan sejarah menyebutkan, Kota Pompei merupakan simbol kemerosotan moral pada masa Kekaisaran Romawi. Di Kota ini marak terjadi perilaku seksual menyimpang seperti pada masa Nabi Luth AS.

Tak hanya itu, pelacuran juga ramai di Kota Pompei. Bahkan sudah tak terhitung lagi jumlah rumah-rumah bordil yang ada di sana. Tiruan alat kelamin dalam ukuran aslinya digantungkan di depan pintu-pintu rumah bordil.

Menurut tradisi yang berakar dari kepercayaan masyarakat Pompei, organ seksual dan persetubuhan tidak seharusnya disembunyikan, melainkan harus dipertontonkan secara terang-terangan. Akhirnya, letusan Gunung Vesuvius menghancurkan Kota Pompei. Tak satupun warganya mampu melarikan diri. Aliran lahar panas membanjiri dan membumihanguskan semua bentuk kehidupan di sana.

Peristiwa itu membuat Kota Pompei terkubur oleh lahar dan debu selama ribuan tahun. Hingga pada suatu waktu para arkeolog menemukan reruntuhan kota itu 3 meter di bawah tanah. Saat ditemukan, banyak kerangka mayat bergelimpangan di berbagai sudut. Mayat-mayat tersebut ditemukan sedang dalam posisi melakukan zina, baik dengan lawan jenis maupun sejenisnya.

Sumber: travel.dream.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Pompei: Kisah Tragis Kota Maksiat yang Diazab Tuhan)

Berita ini sudah dilihat 20,618 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 99
  • Page views today : 106
  • Total visitors : 546,127
  • Total page view: 1,131,351