Connect with us
Update Now

Headline

Satu Lagi Orang ‘Tolol’ Ingin Top Cara yang Salah, Berani Fitnah Masjid Demi Konten Tiktok

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 109,616 kali

Pria keturunan Kenneth William sangat berani mengfitnah masjid demi konten Tiktok, kini sudah diamankan Polrestabes Bandung (dok, pojokbogor)

BêBASbaru.com, KRIMINAL – Pria Bandung warga keturunan Tionghoa, Kenneth William berani mengfitnah masjid demi konten Tiktok yang dibuat. Video TikTok itu viral di medsos sejak Senin (5/10/2020). Video berdurasi 15 detik itu memperlihatkan, Kenneth William sedang berdiri di seberang masjid pesantren milik Persatuan Islam (Persis) di Jalan Pajagalan, Kota Bandung.

“Guys gua lagi jalan-jalan, terus gua denger suara ini. Ternyata suaranya dari sana,” ucap pria tersebut sambil menunjuk masjid.  Ini Motif Pemuda Tiktok dengan Suara Musik DJ Depan Masjid. “Yang nyetel lagu ini bener-bener nggak ada akhlak, kacau… kacau aduh,” katanya melanjutkan.

Dalam video itu memang terdengar suara musik. Adapun musik yang terdengar seperti musik beat atau musik DJ.

Tim Advokat LBH PP Persis Zamzam Rasiqin mengatakan pengambilan video itu diduga dilakukan pada Minggu (4/10) kemarin. Menurut Zamzam, video yang diunggah menyebut masjid menyetel lagu DJ merupakan hoaks.

Menurut Zamzam, musik yang terdengar dalam video merupakan backsound dari aplikasi TikTok yang dimiliki Kenneth William. “Ternyata pernyataannya tersebut yang ia unggah di akun media sosialnya sendiri adalah berita bohong,” tegasnya.

“Dia melakukan recording di depan Pesantren Persis 1-2 Pajagalan Bandung menggunakan aplikasi dengan backsound lagu DJ dan menuduh lagu itu berasal dari masjid,” kata Zamzam dalam keterangan resminya.

Selain video itu, pengguna medsos itu mengunggah video lainnya. Dalam video kedua, kata Zamzam, pemilik akun tak mengakui perbuatannya dan berdalih hanya memberi edukasi. “Padahal pada kenyataannya videonya yang pertama hanya berisi berita bohong dan juga dinilai oleh sebagian pihak sebagai penistaan terhadap agama,” katanya.

Zamzam menambahkan pelaku sendiri sudah diamankan oleh sekuriti dan warga di pesantren Persis. Dia ditangkap saat hendak membuat konten video TikTok yang ketiga. Sebelumnya diberitakan, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, menjelaskan bahwa jajaran Satreskrim telah mengamankan KW.

Yang mana telah melakukan perbuatan fitnah yaitu dengan cara merekam dirinya di depan mesjid, seolah-olah di mesjid itu ada suaranya di dubbing dengan suara lain. “Jadi pelaku ini menimbulkan kesan mesjid itu dengan ada ramai-ramai dengan tidak suara musik lain atau suara musik lagu,” jelasnya, Senin (5/10) di Mapolrestabes Bandung.

Pelaku diamankan dan dibawa diperiksa di Polrestabes untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. “Pelaku ini melanggar UU IT dengan ancaman penjara 6 tahun dan saat ini sedang diproses,” jelasnya. Untuk TKP sendiri, berada di Jalan Pajagalan depan Masjid Aliyah 1 dan 2.

“Kejadiannya kemarin Minggu, pukul 14.00 WIB. Dari pengakuan motivasinya hanya untuk menambah followers di Tiktoknya. Keseharian nya bersangkutan kuliah di kota Bandung,” jelasnya.

Pelaku sengaja mengunggah, agar mengundang perhatian dari masyarakat dan otomatis dari masyarakat akan mengikuti dia. “Pelaku tinggalnya tidak jauh dari mesjid,” jelasnya. Kapolrestabes mengimbau, kepada masyarakat agar menyerahkan kasus ini ke Polisi.

“Serahkan permasalahan ini kepada kepolisian karena pelaku telah diperiksa dan diproses seusai hukum yang berlaku. Masyarakat harap tenang dan tidak terpancing emosinya,” pungkasnya. Pelaku sendiri dijerat UU ITE, pasal 45A ayat 2 UU ITE No 19 tahun 2016 dengan ancaman hukuman penjara 6 tahun.

Sumber: bogor.pojoksatu.id dan berbagai sumber (dengan judul: Pria Bandung Fitnah Masjid Demi Konten Tiktok, Akhirnya Masuk Penjara)

Berita ini sudah dilihat 144 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 74
  • Page views today : 83
  • Total visitors : 529,608
  • Total page view: 1,113,132