Connect with us
Update Now

Politik

Rekapitulasi Terkesan Lamban Haji Denny Bilang Terima Banyak Laporan Kecurangan

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 424,601 kali

Lambannya rekap suara membuat Haji Denny khawaatir terjadi kecurangan (dok, tribunnews.com)

BệBASbaru.com, POLITIK – Sejumlah isu miring mewarnai tahapan proses penghitungan surat suara Pilgub Kalimantan Selatan yang kini tengah berlangsung. Kubu paslon nomor urut 2, Denny Indrayana – Difriadi, menemukan kejadian tak logis selama berjalannya penghitungan suara di sejumlah daerah.

Pada konferensi pers, Minggu (13/12/2020) malam, calon Gubernur Kalsel Denny Indrayana, mempertanyakan keterlambatan proses rekapitulasi suara. Hal itu mengusiknya lantaran berpotensi adanya praktek manipulasi hasil pencoblosan.

“Berangkat dari pengalaman, saya mendapat informasi di Pilgub 2015 bahwa keterlambatan ini rentan terjadi manipulasi hasil suara. Di detik-detik akhir bisa terjadi perubahan hasil suara,” katanya.

Isu yang tak kalah menggemparkan, kata Denny, ialah kabar tentang dirinya melakukan pertenuan dengan sang rival, yakni calon Gubernur Kalsel nomor urut 1 Sahbirin Noor. Pertemuan ini diduga merujuk pada kesepakatan agar pihak kubu Denny-Difri mengalah pada ajang kontestasi Pilgub Kalsel.

“Ada pimpinan dewan menanyakan, apakah saya ada pertemuan dengan bapak Sahbirin. Isunya negosiasi agar saya mengalah di Pilgub. Saya tidak tau ini kabar darimana, tapi saya tegaskan itu tidak benar. Jaminan yang sampaikan kepada seluruh rakyat Kalsel, tidak ada negoisasi untuk mundur dari proses ini,” tegasnya.

Denny mengatakan, pertemuan sesama paslon untuk melakukan negosiasi adalah pengalaman yang terjadi pada kontestasi Pilgub Kalsel 2015 lalu. “Sampai saat ini saya tidak pernah bertemu dengan calon lain. Jaminan saya kepada rakyat adalah tidak adanya negosiasi. Kalaupun ada, akan saya tolak. Berapa pun harganya, integritas saya tidak diperjualbelikan,” tegasnya

Tak hanya itu, investigasi juga dilakukan kubu Denny – Difri menyusulnya ada kabar tentang hasil pencoblosan yang merujuk pada kemenangan mutlak rivalnya. Terjadi di 10 TPS dan salah satunya di Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin.

“Ada 10 TPS yang mana suara dukungan saya 0. Tingkat kehadiran pemilihnya 100 persen dan hasil pencoblosannya 100 persen juga mendukung paslon 01. Saya berikan atensi khusus di Kecamatan Binuang. Ini tidak logis,” bebernya.

Denny tegas mengimbau untuk menghentikan praktek kecurangan selama berlangsungnya proses penghitungan suara. Apalagi, diungkapkannya telah mendapat laporan ada pejabat pemprov menelpon untuk menaikkan suara paslon lain. Termasuk pengumpulan kepala daerah di suatu tempat.

“Playing victim dimainkan, seakan-akan korban. Tolong hentikan, karena konsekuensinya kami seriusi,” tegas Denny. Pada kesempatan ini juga, kubu Denny – Difri membuka kesempatan kepada masyarakat Kalsel untuk mengawal proses penghitungan suara Pilgub Kalsel secara jujur dan adil. Yakni ruang publik untuk melaporkan jika menemukam adanya indikator kecurangan penghitungan suara dengan menghubungi nomor 0819-7772-6299.

Sumber: kanalkalimantan.com dan berbagai sumber (dengan judul: Haji Denny: Saya Terima Banyak Laporan KecuranganDiterbitkan 8 jam yang lalu pada 13 Desember)

Berita ini sudah dilihat 196 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA