Connect with us
Update Now

Lintas Kalsel

Razia Intan Sudah Berakhir, Warga Banyak Melanggar Bahkan Suka Melawan Arus Saat Berkendara

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 127,412 kali

Polres Tabalong saat laksanakan Operasi Patuh Intan 2020 (dok, Humas Polres Tabalong - BeBASbaru.com)

BêBASbaru.com, TABALONG – Polres Tabalong baru saja mengakhiri razia atau operasi pelanggaran lalu lintas, dengan sandi Operasi Kewilayahan Patuh Intan 2020, pada Rabu (5/8/2020) kemarin. Pelaksanaan  Operasi Patuh Intan 2020 berlangsung selamanya 14 hari,  terhitung dari tanggal 23 Juli sampai dengan 05 Agustus 2020.  Satuan kerja yang dikedepankan dalam pelaksanaannya Patuh Intan 2020 ialah, Satuan Lalu Lintas Polres Tabalong. Dengan berakhirnya Operasi Patuh Intan 2020 Polres Tabalong,  Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori SIK CfrA berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Tabalong, untuk  budayakan tertib berlalu lintas. “Stop pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk kemanusiaan dan juga mari kita bersama– sama disiplin dalam mentaati protokol kesehatan covid 19, demi menjaga kesehatan kita semua,” ujar Kapolres Muchdori.

Pelanggaran yang paling menonjol adalah tak pakai helm SNI dan suka melawan arus (dok, Humas Polres Tabalong – BeBASbaru.com)

Adapun hasil Operasi patuh Intan 2020 Polres Tabalong ialah, penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas dengan jumlah 651 perkara.  Dibandingkan  dengan  tahun lalu ,  angka pelanggaran lalu lintas  di Tabalong menurun sebesar 16,65% di tahun ini. Dimana penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas Tahun 2019 sebanyak 781 perkara. Dengan rincian,  242 sanksi tilang dan 409  berupa teguran. “Yang paling menonjol, yakni tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI), serta warga suka melawan arus, ini merupakan pelanggaran yang sering pada Operasi Patuh Intan 2020. Selanjutnya jenis kendaraan yang terlibat pelanggaran tercatat sepeda motor 242 unit,” jelas Kapolres Muchdori. Dikatakannya Kapolres lagi, dengan barang bukti yang disita sejumlah 242 unit, antaranya  81 Surat Ijin Mengemudi (SIM), 173 STNK  dan kendaraan roda dua 24. Berdasarkan data profesi pelaku pelanggaran lalu lintas paling menonjol adalah karyawan atau swasta 162 orang, pelajar / mahasiswa 42 orang dan Pegawai Negeri Sipil 35 orang. “Untungnya, tidak adanya kejadian kecelakaan lalu lintas selama berlangsungnya operasi Patuh Intan 2020.  Dalam operasi patuh Intan 2020 juga dilaksanakan Giat Dikmas Lantas, berupa penyuluhan sebanyak 306 kali, melalui media cetak 38 kali, media elektronik 48 kali, media sosial 35 kali serta didaerah rawan laka lantas dan pelanggaran lalu lintas sebanyak 185 kali. Kemudian penyebaran atau pemasangan spanduk leaflet, sticker himbauan tertib berlalu lintas sebanyak 308 kali. Serta giat satuan lalu lintas melali pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli sebanyak 804 kali dibandingkan tahun 2019 sejumlah 692 kali, sehingga mengalami trend kenaikan angka 112 kali dan atau naik 16,18 %. Kali ini operasi patuh intan 2020 Polres Tabalong juga melaksanakan giat pendisiplinan protokol kesehatan cegah covid-19 sebanyak 191 kali, diantaranya teguran tidak menggunakan masker sejumlah 84 kali, teguran untuk jaga jarak 54 kali dan larangan berkerumun 53 kali,” jelas Kapolres panjang lebar. (Doel)

Ratusan pelanggar pun kena tilang (dok, Humas Polres Tabalong – BeBASbaru.com)

Sumber: BêBASbaru.com

Berita ini sudah dilihat 117 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 2 
  • Visitors today : 151
  • Page views today : 175
  • Total visitors : 532,158
  • Total page view: 1,116,011