Connect with us
Update Now

Olah Raga

Portugal ‘Mulai’ Lepaskan Diri Dari Ketergantungan CR7

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 413,526 kali

Bola – Ketergantungan Portugal atas megabintang Cristiano Ronaldo memang membawa dampak kurang baik bagi Timnas ini, apabila Ronaldo mandeg dan di jaga ketat bek-bek lawan, secara otomatis permainan Portugal akan kacau balau. Coach Timnas Portugal Fernando Santos menyadari hal itu, menurutnya memiliki CR7 di Timnas adalah berkah sekaligus bencana kalau salah menempatkan taktik permainan. “Saya selalu instruksikan kepada pemain, jangan sesekali dan apa-apa selalu bergantung pada CR7, tapi jadikan CR7 sebagai motivator untuk menjebol gawang lawan,” tegas Santos. Namun Santos juga mengamini, dengan adanya CR7 ditimnasnya, permainan dan juga taktik yang dia terapkan menjadi mudah, terlebih CR7 selalu menjadi sosok yang dibutuhkan kala menyerang pertahanan lawan, karena nafsu sekaligus gaya main CR7 memang diatas rata-rata pemain lain. Namun, langkah berbeda dan berbuah positif kini bisa dirasakan Portugal, kala CR7 meminta namanya jangan dimasukan saat menghadapi Timnas Italia. Timnas Portugal menjalani pertandingan seru saat melawan Italia. Jalannya laga seperti yang diharapkan oleh pelatih Selecao das Quinas. Portugal memetik kemenangan 1-0 saat berhadapan dengan Italia di lanjutan UEFA Nations League. Dalam pertandingan di Estadio da Luz, Selasa (11/9/2018), Andre Silva yang menjadi penentu kemenangan. Jalannya laga berjalan nyaris seimbang. Portugal mampu membukukan 55 persen penguasaan bola. Mereka 11 kali melakukan tembakan dan enam di antaranya mencapai sasaran. Sementara itu, Italia bisa 10 kali melepaskan tembakan dengan catatan dua yang mencapai sasaran. Portugal memanfaatkan kecepatan para pemainnya untuk menuai hasil bagus atas Italia. Hal itu seperti diungkapkan Oleh Santos. “Itu laga yang sulit seperti yang saya harapkan, seperti yang saya ketahui kualitas dari tim asuhan saya dan Italia. Kami sadar bahwa kamu menaikkan tempo, kami menciptakan masalah,” kata Santos di Football Italia. “Italia mencoba untuk mengejutkan kami dengan menggunakan dua striker di lini depan. Saat kami melambatkan tempo pada 10 menit terakhir, itu membuat mereka bisa kembali ke permainan,” dia menambahkan.
Sumber: detik.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 93 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 107
  • Page views today : 118
  • Total visitors : 553,675
  • Total page view: 1,140,127