Connect with us
Update Now

Uncategorized

PKS Ajak PD dan PAN ‘Sakit’ 5 Tahun dan 5 Berikutnya Bahagia dan Petik Hasilnya

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 98,771 kali

Politik – Hanya dua parpol di negara kita yang berani bersikap berbeda dan blak-blakan mengatakan oposisi pada pemerintah, yakni PDIP selama 10 tahun (2004-2014) dan PKS (2014-2019 dan akan lanjut ke 2019-2024). Hasilnya, PDIP mampu comeback dan jadi pemenang pemilu selama dua kali, sedangkan PKS tahun ini memetik hasilnya, mereka naik secara signifikan, baik secara nasional maupun regional. Sedangkan PAN dan PD terkesan ragu-ragu dan terlalu ‘lembek’ dengan pemerintah, akibatnya dua partai inipun terjun bebas dari pemilu ke pemilu, apalagi PD sejak SBY lengser sebagai Presiden RI, PD benar-benar terjun bebas, Pemilu 2009 perolehannya 20%, Pemilu 2014 anjlok 50% turun jadi 10%, tahun ini turun lagi hanya 7%. PAN yang sempat jadi parpol papan tengah juga bernasib sama, dari pemilu ke pemilu selalu anjlok suaranya, pemilu tahun ini bahkan hanya 6% saja, padahal biasanya PAN konsisten di angka 12% hingga 10%. Tiga parpol pengusung Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019 sudah dipastikan tak dapat menteri. Apakah mereka akan jadi oposisi yang konsisten sampai Pilpres 2024? “Ini saatnya bagi PKS, PAN dan PD untuk membuktikan apakah 3 partai ini akan menjadi oposisi sejati atau oposisi palsu,” kata Founder Media Survei Nasional, Rico Marbun, kepada wartawan, Rabu (23/10/2019) lalu. Hal itu bisa dibuktikan dengan sikap ketiga parpol di parlemen. Apakah mereka akan bersikap keras, atau justru akan lembek seiring jalannya waktu. “Publik akan menunggu apakah kecurigaan adanya dukungan terhadap revisi UU KPK ada hubungannya dengan diubahnya UU MD3 yang menyebabkan semua partai mendapat posisi Wakil Ketua MPR. Selain itu sikap ketiga partai juga akan diuji dengan potensi reshuffle kabinet jika ada menteri tidak perform. Apakah sikap keras yang ditunjukkan partai itu nanti hanya menunggu giliran masuk saat reshuffle kabinet. “Dalam konteks bagi kuasa legislatif-eksekutif, mereka sebenarnya sudah masuk ruang tamu (mendapat posisi di MPR), hanya mereka berbeda dengan anggota koalisi lainnya yang sudah masuk ruang keluarga (eksekutif). Sekarang kita tunggu apakah mereka akan keluar rumah, atau menunggu giliran masuk ruang keluarga,” pungkasnya.
Sumber: detik.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 54 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

58 − 57 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 88
  • Page views today : 96
  • Total visitors : 527,825
  • Total page view: 1,111,170