Connect with us
Update Now

Berita

Pilkada Tabalong 2018 Bagian XI : Pilkada Rasa Pilkades…Sepi Seperti Tak Ada Hajatan Demokrasi, Bocoran Survey Terbaru Paslon 1 dan 3 Seimbang….!!!

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 234,481 kali

KPUD Tabalong sudah memutuskan 4 Paslon yang mendaftar lolos dan berhak menjadi peserta Pilkada Tabalong 2018. Setelah resmi ditetapkan, kini ke 4 nya melaksanakan kampanye terbuka dan tertutup. Namun, sudah hampir dua minggu, gaung pilkada seakan redup, malah ada sebutan Pilkada Rasa Pilkaes, karena malah banyak warga yang tak tahu kalau ada hajatan demokrasi terbesar di Tabalong. Ada yang menarik, kalau selama ini Paslon Nomor 3 selalu di atas, namun kini Paslon Nomor 1 perlahan tapi pasti makin menanjak pamornya setelah resmi ditetapkan KPUD Tabalong dan kini memasuki masa kampanye. Sedangkan Paslon Nomor 2 dan 4 masih ‘tertatih-tatih’ mengejar, namun berbagai kalangan memprediksi, dengan masih panjangnya kampanye, segala kemungkinan masih bisa terjadi

Jiahhh alihhh, ada pamilihan bupati pulang kah, napa maka sunyi kaini, kadada lalu hiruk pikuknya,” kata seorang warga, kala bincang-bincang santai dengan BeBASbaru. Ternyata bukan satu atau dua orang warga saja yang berucap begitu, namun rata-rata warga yang banyak berdomisili di desa tak tahu, kalau saat ini sedang berlangsung kampanye Pilkada di Tabalong. Ada juga yang mengaku tahu ada pilkada, namun anehnya tak hapal calon yang akan berlaga saat ini. Adanya aturan dari KPU agar kampanye paslon tak lagi jor-joran seperti dulu dengan menghemat biaya kampanye, membuat Pilkada saat ini seperti pemilihan Pilkades atau pemilihan pambakal di kampung. Riak-riaknya benar-benar tak begitu terasa, pemasangan alat peraga seperti pilkada yang lalu-lalu benar-benar di larang KPU, yang sayangnya sampai hari inipun, harusnya sudah ada terpampang alat-alat peraga paslon, agar warga tahu siapa-siapa yang maju pilkada di titik-titik yang ditentukan. Alhasil, seluruh paslon wajib melaksanakan kampanye secara masif, agar langsung di kenal warga Tabalong. Tentu saja yang paling diuntungkan saat ini paslon incumbent, karena sempat ‘mahambur’ baliho di mana-mana. Tentu saja dengan aturan yang sangat ketat ini, membuat ‘rugi’ semua paslon, karena peluang mereka agar makin di kenal di warga harus melalui proses yang sangat berat. Walaupun kampanye yang dilaksanakan cukup lama, yakni hampir 5 bulan, tapi dengan kondisi luasnya medan seluruh Tabalong, maka kampanye ini benar-benar menguras energy seluruh paslon. “Kondisi tubuh wajib fit, tak peduli suara habis, inilah peran para jurkam yang wajib bergantian menggantikan peran paslon, kalau semuanya paslon yang bicara bla-bla maka dikhawatirkan akan kehabisan stamina, sedangkan kampanye masih lama dan jadwalnya saban hari,” ungkap pengamat politik Tabalong, Ahmad Bakhit.

Hasil Survey Paslon 1 dan 3 Makin Seimbang..!!!
Bocoran survey terbaru yang BeBASbaru dapatkan, secara tak terduga, kalau selama ini pasangan nomor urut 3, Anang-Mawardi selalu diurutan teratas, namun perlahan tapi pasti pasangan H Sani-Eddy mengejar dan kini mendekati seimbang, karena jaraknya kini sangat tipis. Sedangan pasangan nomor urut 2, Winarto-Ali dan nomor urut 4, Faridah-Aspi masih tertatih-tatih mengejar paslon 3 dan 1 tersebut. Bahkan di beberapa tempat, dikabarkan pasangan H Sani-Eddy makin kuat pengaruhnya, walaupun kampanye baru dimulai dua mingguan. Melejitnya Paslon Nomor 3 selama ini yang kini lebih di kenal dengan jargon Anwar, karena sejak awal Januari lalu, pasangan yang diusung gabungan beberapa parpol ini sudah melakukan start duluan, dengan memasang baliho d mana-mana, sedangkan paslon lainnya justru belum melakukan sosialisasi apapun. Menurut salah satu Timsuk Paslon 1, Fahriansyah Fahri, belum bergeraknya mereka disebabkan masih alotnya kala itu melengkapi persyaratan paslon mereka. “Kami bersabar sampai KPUD mengumumkan nama paslon lolos sebagai peserta Pilkada Tabalong 2018,” ungkap Fahri beberapa waktu yang lalu. Menurut beberapa Timsuk lainnya yang kini sudah yakin dengan jargon 2-Nor, dengan melejitnya paslon nomor 1 ini, tidaklah aneh, karena H Sani memang sudah lama melakukan sosialisasi ke warga Tabalong, sejak 5 tahun yang lalu malah. “Kala beliau (H Sani) sempat mengambil alih DPD Partai Golkar Tabalong, yang akhirnya di dongkel oleh pasangan paslon lain, warga sudah pasti paham, kalau H Sani bakal menjadi salah satu Paslon Pilkada Tabalong 2018 yang akan datang,” ungkap salah satu Timsuk 2-Nor.
Sementara itu, Ketua Timsuk Paslon Nomor 3 (Anwar), H Mardani mengatakan, pihaknya tidak begitu yakin dengan hasil survey dari berbagai pihak, karena survey tersebut bisa saja dimanipulasi. “Kami yakin masyarakat Tabalong akan berpikir objektif, bukan tanpa alasan, karena sudah banyak infrastuktur yang telah berhasil di selesaikan saat Anang Syahkfiani menjabat sebagai orang nomor satu di Tabalong selama 4 tahun terakhir ini,” ucap Mardani, saat dikonfirmasi BeBASbaru. Mardani menambahkan, berkaca dari pilkada Tahun 2013 yang lalu, pihaknya berhasil memiliki basis terkuat di wilayah Tengah seperti, Tanjung, Murung Pudak dan Tanta. “Untuk pilkada tahun ini kami akan terus berkerja keras untuk memperkuat basis suara di wilayah lainnya,” katanya kembali. Terkait jargon Anwar, Mardani mengatakan, Paslon nomor urut 3 ini belum pernah mengemukakan jargon ANWAR itu, karena dia haqul yakin, Anang Syahkfiani dan Mawardi sudah di kenal masyarakat Tabalong, jadi jargon itu tak terlalu penting, yang penting bagi kami adalah masyarakat dapat berpikir objektif karena Paslon Nomor urut 3 lebih merakyat. Sedangkan Ketua Timsuk Paslon Nomor 1, H Syakhnan Ikhsan mengatakan, mereka sudah memiliki jargon yaitu “Dua Nor Bersatu”, yang memiliki makna bersatunya Nor untuk membangun banua sarabakawa ini. “Soal target kami akan kerja keras berusaha menarik simpati masyarakat Tabalong dengan menampilkan sosok H Noorhasani dan H Eddy Noor Idur, sebagai sosok pemimpin yang layak memimpin Tabalong 5 Tahun ke depan, tanpa harus menjatuhkan paslon lainnya,” tegas Sakhnan. Apalagi lanjutnya, pasangan nomor urut 1 ini maju melalui jalur Independent, yang berarti paslon ini memiliki dukungan rakyat secara riil. “Soal kekuatan, basis kekuatan kami sangat merata, tetapi yang paling menonjol adalah wilayah Selatan, yang mencakup, Kecamatan Pugaan, Kelua, Muara Harus dan Banua Lawas,” ujar Sahknan lagi. ê

Nomor Urut Pasangan Calon & Bocoran Survey Bulan Januari-Awal Pebruari 2018 :
1. H Noorhasani – H Eddyanoor Idur : Hasil Survey 28%
2. H Winarto – H Ali Sibqi : Hasil Survey 8%
3. H Anang Syakhfiani – H Mawardi : Hasil Survey 32%
4. Hj Farida – H Aspianoor : Hasil Survey 10%
Belum menentukan pilihan : Hasil Survey 22%
Catatan: bila belum ada paslon yang memiliki tingkat keterpilihan di atas 60 sampai dengan 70 persen, maka posisi masih sangat berimbang antara semua paslon.

Berita ini sudah dilihat 126 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 30
  • Page views today : 35
  • Total visitors : 546,058
  • Total page view: 1,131,280