Connect with us
Update Now

Politik

Pilkada di Kotabaru Sangat Berisiko Rusuh

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 124,085 kali

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kotabaru Mohamad Erfan (dok, Bawaslu RI)

BêBASbaru.com, KOTABARU – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kotabaru Mohamad Erfan menyatakan di Kalimantan Selatan (Kalsel), Kotabaru memiliki indeks kerawanan pemilu (IKP) mulai dari Pilpres, Pileg hingga Pilkada. Catatan tingginya IKP, diakui Erfan tidak hanya menjelang Pilkada tahun 2020 mendatang, namun Pilpres, Pileg dan Pilkada tahun 2015, IKP Kotabaru juga tertinggi di Kalsel. Meski demikian, berdasar pengalaman Pilpres, Pileg dan Pilkada tahun 2015 secara IKP tertinggi, pihaknya selaku penyelenggara Pemilu dapat mengantisipasi. “Dan, itu juga nanti akan kami lakukan pada Pilkada 2020 nanti,” jelas Erfan usai acara ekspose di ruang pertemuan Sekretariat Daerah Kotabaru, Kamis (9/7/2020) petang. Langkah mengantisipasi seminimalisir potensi itu, pihaknya sebagai penyelenggara Pemilu kembali bersinergi dengan aparat penegak hukum mengawal proses demokrasi lima tahunan ini. Erfan merincikan, ada empat indikator ditekankan pada Pilkada 2020 mendatang antara lain, sosial, politik, infrastruktur dan pandemik yang juga disertakan pada IKP. “Dari empat indikator ini yang tertinggi adalah kontek sosial. Oleh karena mengandung eksistensi yang tinggi, dan kita harus mengantisipasi itu,” ujar Erfan. Terlebih berkaca pada Pemilu 2019, Erfan mengakui, ada intimidasi terhadap penyelenggara, oleh karena itu, kedepan tidak ingin terulang kembali. “Ada tahapan kampanye dan penertiban alat peraga kampanye misalnya, kami ingin kontestasi politik para kontestannya, pemilih, peserta pemilu ikuti aturan main. Kalau tidak mengikuti aturan main ya tentu kita tidak bisa bekerja sama,” beber Erfan. Oleh sebab itu, upaya mengantisipasi potensi terkait kerawanan itu, pihaknya bersama-sama mengedukasi masyarakat dan menyambut Pilkada dengan riang gembira. “Karena dalam kontestasi pasti ada yang menang dan yang kalah. Makanya nanti akan ada deklarasi siap menang siap kalah. Akan kita lakukan itu,” pungkas Erfan.Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin mengatakan, sebelumnya pernah disampaikan kunci sukses Pilkada, aman, damai dan sejuk. Menciptakan suasana itu, diperlukan sinergitas antara Polri/TNI, forkopimda dan stakaholder lainnya dalam mendukung tugas-tugas KPU dan Bawaslu.”Menyangkut tugas-tugas kepolisian, kami akan amankan,” kata Andi Adnan. Bahkan sekarang ini, lanjut Andi Adnan, jajarannya sudah mengamankan setiap tahapan Pemilu secara detail, selain sinergitas, tapi juga perlu mengedukasi masyarakat. “Mengedukasi masyarakat pesta demokrasi ini layaknya pesta pernikahan, hajatan. Banyak kue, minuman ya kita nikmati pesta itu,” imbuh Andi Adnan. Jangan sebaliknya ada pesta demokrasi tetapi dibikin mencekam. “Terkait IKP disampaikan Bawaslu, itu nanti dikelola bersama supaya pesta ini nyaman. Dibikin enak sajalah. Yang namanya pemilihan ada yang terpilih ada yang tidak. Misal ada 8 pasangan tidak mungkin semua terpilih,” tandas Andi Adnan.

Sumber: Banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul, Kerawanan Pilkada di Kotabaru Tinggi, Bawaslu Ingatkan Jangan Ada ini)

Berita ini sudah dilihat 166 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 254
  • Page views today : 299
  • Total visitors : 531,841
  • Total page view: 1,115,654