Connect with us
Update Now

Politik

Pilgub Kalsel: Kesalnya Denny, Lagi-lagi Bawaslu Setop Proses Laporan Dugaan Pelanggaran Pilkada

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 218,491 kali

Bawaslu Kalsel lagi-lagi tolak gugatan H Denny terkait laporan dugaan pelanggaran Pilkada (dok, sonora.id)

BêBASbaru.com, POLITIK – Resmi, Bawaslu Kalimantan Selatan memutuskan untuk tidak melanjutkan proses atas laporan dugaan pelanggaran UU Pilkada yang terstruktur, masif dan sistematis (TSM) yang disampaikan oleh Cagub Kalsel Paslon Nomor Urut 2, H Denny Indrayana.

Keputusan ini diambil Bawaslu dalam sidang penduluan terbuka yang digelar di Kantor Bawaslu Kalsel, Jalan RE Martadinata, Kota Banjarmasin, Selasa (10/11/2020). “Jadi sebagaimana kami bacakan dalam sidang pendahuluan bahwa kasus yang dilaporkan terkait dengan pelanggaran administrasi terstruktur sistematis dan masif itu tidak bisa dilanjutkan ke tahap berikutnya. Jadi dihentikan sampai persidangan awal ini saja,” kata Ketua Bawaslu Kalsel, Erna Kasypiah.

Ditambahkan Komisioner Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Kalsel, Azhar Ridhanie, kasus yang pihak terlapornya adalah Paslon Nomor Urut 1 di Pilgub Kalsel 2020, H Sahbirin Noor-H Muhidin dinyatakan tidak memenuhi unsur materiil.

Kata Komisioner yang akrab disapa Aldo ini, tidak terpenuhinya unsur materiil yang dimaksud disebabkan karena bukti-bukti dan peristiwa yang diadukan pelapor tidak masuk dalam rentang waktu yang sesuai.

“Dari bukti bukti yang disampaikan pelapor, bahwa bukti 107 tersebut peristiwanya rentang waktunya sebelum pendaftaran dan penetapan calon. Sedangkan proses atau mekanisme penanganan pelanggaran administratifnya dimulai dari pendaftaran calon tanggal 4 sesuai PKPU, hingga pungut hitung. Jadi laporan yang disampaikan tidak terpenuhi syarat materiilnya,” kata Aldo.

Terkait putusan Bawaslu Kalsel atas laporan dugaan pelanggaran di Pilkada Kalsel 2020, pelapor Denny Indrayana mengaku kecewa. “Saya sebenarnya sudah terbiasa dapat putusan putusan yang sangat tekstual keluar dari rasa keadilan. Jadi tidak aneh sih hukum di Indonesia, seringkali jauh dari rasa keadilan masyarakat,” kata Denny.

Denny juga mengaku akan mengambil sikap untuk menyampaikan keberatan atas putusan Bawaslu Kalsel termasuk ke Bawaslu RI.  Terpisah, Ketua Tim Kampanye Paslon H Sahbirin Noor-H Muhidin, M Rifqinizamy Karsayuda hanya menanggapi singkat hasil keputusan Bawaslu Kalsel tersebut. “Alhamdulillah,” kata Rifqi singkat.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Pilgub Kalsel 2020, Bawaslu Setop Proses Laporan Dugaan Pelanggaran UU Pilkada)

Berita ini sudah dilihat 66 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 74
  • Page views today : 76
  • Total visitors : 544,311
  • Total page view: 1,129,325