Connect with us
Update Now

Politik

Pilgub Kalel: BW Sebut Mafioso dan Oligarkhi Perampok SDA Kalsel Sebarkan Kampanye Hitam

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 412,661 kali

Bambang Widjanarko (BW) dan Abraham Samad, kompak bela Denny Indrayana (dok, pache news)

BêBASbaru.com, POLITIK – Tudingan mulai digorengnya kampanye hitam atas calon Gubernur Denny Indrayana kembali disampaikan tokoh anti korupsi. Kini giliran Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015 Abraham Samad angkat bicara.

Tokoh yang sebelumnya banyak memenjarakan para koruptor ini mengatakan, beredar kampanye hitam atas Haji Denny terkait kasus payment gateway. “Saya ingin jelaskan kampanye hitam atas Denny bahwa ia terlibat kasus korupsi payment gateway saat menjabat Wamenkum HAM sama sekali tidak benar dan fitnah,” tegasnya.

Samad mengatakan, tahu betul kasus tersebut saat masih jabat Ketua KPK. Menurutnya, Haji Denny saat itu sedang lakukan perbaikan di jajaran Menkum HAM. “Denny sedang melakukan perbaikan tata kelola manajemen, bukan melakukan korupsi. Berita itu bohong yang sengaja mau hancurkan nama baik Denny Indrayana,” tegasnya.

Bahkan mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015, Bambang Widjojanto mengatakan ada pihak-pihak yang sengaja menebar dan menyebar fitnah, sebagai bagian dari praktek lampanye hitam atas cagub Denny Indrayana.

BW mengatakan, kampanye yang menyudutkan seseorang dengan data dan informasi sesat tersebut diduga dilakukan mafioso dan oligarkhi yang justru merampok sumber daya alam di Kalimantan Selatan. “Dan mereka itu, selama ini juga tidak pernah memberikan kemaslahatan bagi kepentingan masyarakat banyak,” tegasnya.

BW mengatakan, para mafioso menuding Haji Denny melakukan korupsi payment gateway di departemen Menkum HAM. “Ini adalah fitnah, pernyataaan tidak benar, mengada-ada. Padahal jelas ada Prof Buya Syafi’i Maarif, Prof Jimly, ada juga Prof Mahfud MD, selain juga saya yang sampai pada kesimpulan tidak ada korupsi. Tidak benar ada kerugian negara,” terangnya.

Menurut BW, Haji Denny adalah korban kriminalisasi oleh kelompok yang ingin menjatuhkan kredebilitas dan integritasnya sebagai pejuang anti korupsi. Itu sebabnya masyarakat jangan mudah percaya oleh pihak yang hanya bisa memanipulasi.

“Siapa sesungguhnya yang tidak mampu melaksanakan tindakan untuk kepentingan masyarakat. Jadi hati-hati, kampanye hitam telah menyergap di Kalsel,” tegasnya.

Sumber: Kanalkalimantan.com dan berbagai sumber (dengan judul: Giliran Abraham Samad Sebut Ada Kampanye Hitam terhadap Haji Denny di Pilgub Kalsel)

Berita ini sudah dilihat 292 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip