Connect with us
Update Now

Politik

Pilbup Kotabaru: Menang Quick Count 2BHD Malah Kalah 308 Suara Di Rekap KPU

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 424,105 kali

Cabup Burhanuddin bingung, hitung cepat menang, hitung manual malah kalah (dok, apahabar.com)

BệBASbaru.com, POLITIK – Hasil rekapitulasi penghitungan suara pemilihan Bupati/Wakil Bupati Kotabaru sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Alhasil penghitungan suara, pasangan calon (Paslon) Sayed Jafar – Andi Rudi Latif unggul, selisih perolehan suara 309 dari paslon Burhanudin-Bahrudin.

Meski sudah ditetapkan, paslon 2BHD (Burhanudin-Bahrudin) tidak menandatangani atau tidak menerima hasil, karena dari beberapa keberatan diajukan pihaknya saat pleno tidak satu pun diakomodir KPU dan Bawaslu.

Hal itu dikemukakan Burhanudin dalam konferensi persnya di posko pemenangan 2BHD di jalan Pembangunan, Desa Semayap, Kecamatan Pulaulaut Utara, Rabu (16/12/2020). Hasil pleno ditetapkan KPU untuk paslon 02 dengan peroleh 73.808 atau setara dengan 49,90 persen.

Sementara paslon 01 memperoleh suara 74.117 atau setara 50,10 persen, dengan selisih suara 309 untuk kemenangan paslon 01. “Banyak pertanyaan yang muncul terhadap hasil ini. Untuk itu, kami tidak bisa menerima hasilnya,” tegas Burhanudin di hadapan para wartawan.

Oleh sebab itu,  pihak akan menempuh jalur gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mencari keadilan. Burhanudin mengimbau kepada masyarakat tetap tenang, walau sudah ditetapkan KPU, 2BHD tertinggal 309 bukan berarti sudah kalah.

“Masih ada satu tahapan lagi. Perselisihan sengketa di Mahkamah Konstitusi,” jelas Burhanudin. Berharap kemenangan sudah di depan mata, versi masyarakat dan versi lembaga quick count (hitung cepat) 57 persen.

“Beberapa yang menang pilkada kabupaten, itu sama hasilnya. Pak Zairullah hitung cepat 58 persen, setelah di pleno KPU 58 persen. Kami (2BHD) 57 persen, kalau margin errornya 3 persen kami lending di 50,4 persen,” ujarnya.

Dengan dasar itulah, pada 10 Desember 2020 berani mendeklarasikan, 2BHD sebagai pemenang kontestasi pilkada. Kompilasi dipakai C1 disampaikan saksi. “Memang sebagian tidak berupa C1, tapi informasi lewat handphone. Karena mereka katanya tidak diberikan C1 oleh petugas pelaksana pemungutan suara di TPS. Tapi kami meyakini informasi itu benar,” jelasnya.

Tadinya ditetapkan oleh hitung cepat kemenangan 57 persen. “Quick count bukan abal-abal, karena penempatan TPS sudah melalui metodelogi dengan margin error 3 persen, akurasinya bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah” terangnya.

Karena itulah mendeklarasikan diri, bukan jumawa atau mendahului ketentuan Allah SWT. Tapi menggunakan data-data empiris yang bisa dipastikan. “Menanggapi ada isu kesepakatan sudah terjadi dibelakang layar. Saya tegaskan tidak ada terbesit keinginan untuk itu. Jadi saya pastikan, mencalon bukan mencari duit, jabatan dan popularitas. Tapi semata-mata mewakafkan diri kami untuk membangun Kotabaru. Kekhawatiran tim paslon 02 akan  kemasukan angin, saya tegaskan jangankan ratusan miliar, triliunan pun saya tidak pernah mau bernego dengan sesuatu yang akan merugikan daerah ini,” tegas Burhanudin.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Pilbup Kotabaru 2020 – Pertanyakan Hasil Suara Pleno KPU, Paslon 2BHD Tempuh Jalur Gugatan ke MK)

Berita ini sudah dilihat 260 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA