Connect with us
Update Now

Dunia

Peta Perang Mulai Terbagi Bagian 1 : Konflik Iran-Amerika Serikat Makin Memperjelas Kawan dan Lawan di Timur Tengah

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 428,539 kali

Dunia – Konflik Iran dan Amerika Serikat ternyata secara perlahan tapi pasti mulai membelah antara yang mendukung AS dan mendukung Iran. Rusia dan Cina atau Tiongkok secara soft tentu saja mendukung Iran. Sekutu utama AS yakni Israel juga terang-terangan mendukung AS, yang lucu Arab Saudi, negeri yang sejak lama berseteru dengan Iran ini, malah terkesan diam dan tak mau menunjukan dukungan ke AS secara terbuka. Mungkin karena tak ingin berperang dengan Iran yang secara ideologi sama-sama Islam walaupun berbeda paham, Arab Saudi paham Wahabi dan Iran paham Syiah. Konflik AS-Iran pecah, setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan membunuh Mayor Jenderal Qassim Soleimani. Panglima Garda Revolusi Iran itu tewas karena serangan drone di Bandara Internasional Baghdad, Rabu (8/1) lalu. Di balik konflik Iran-Amerika Serikat nyatanya semakin memperlihatkan mana negara kawan dan negara lawan di kawasan bagi keduanya. Berikut ulasannya: Rusia menjadi salah satu sekutu Iran. Sejumlah kerjasama dilakukan oleh kedua negara tersebut. Salah satunya kerjasama di bidang militer. Iran pernah melakukan latihan militer bersama militer Rusia. Iran juga pernah menggunakan senjata milik Rusia, seperti tank T-72. Saat Iran membombardir dua pangkalan udara AS di AS beberapa hari lalu, rupanya negeri para Mullah itu menggunakan satelit milik Rusia untuk meluncurkan rudal-rudalnya. Menurut laporan media penerbangan Rusia Avia.Pro yang mengutip stasiun televisi Pravda TV, rudal Iran yang menyasar pangkalan militer AS di Irbil dan Ain Al-Assad di Provinsi Al-Anbar dipandu pergerakannya dengan satelit Rusia. “Itulah sebabnya diyakini 17 dari 19 rudal balistik Iran sukses mengenai target yang berjarak beberapa ratus kilometer dari perbatasan Iran,” kata Avia.Pro, seperti dilansir laman Al Masdar, Senin (13/1). “Dengan satelit GPS Amerika bisa membuat terobosan untuk sistem panduan rudal segala tipe. Tapi rasanya tidak mungkin AS akan mengizinkan Iran memakai satelitnya untuk meluncurkan rudal ke pangkalan militer mereka di Irak. Tapi GPS bukan satu-satunya satelit. Rusia punya GLONASS yang kemampuannya setara. China punya Beidou yang belum terlalu akurat. Jadi Anda bisa menebak bagaimana Iran bisa meraih akurasi semacam itu,” kata stasiun televisi Pravda. NBC News mengutip sumber militer yang mengatakan Israel membantu Amerika Serikat dalam operasi pembunuhan Panglima Garda Revolusi Iran Qassim Soleimani 3 Januari lalu. Sumber itu mengklaim Israel memberikan rincian informasi intelijen kepada pihak Amerika pada saat operasi itu akan dilakukan. Dilansir dari laman Al Masdar, Senin (13/1), rincian informasi itu memberikan kepastian tentang kabar dari informan di Bandara Damaskus, Suriah, yang mengatakan Soleimani akan berangkat dari Damaskus ke Baghdad saat malam hari. Informasi itu disampaikan kepada Badan Intelijen Amerika, CIA. Harian the New York Times kemudian melaporkan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo sebelum pembunuhan Soleimani. Israel tampaknya menjadi satu-satunya negara sekutu AS yang mengetahui rencana pembunuhan itu. Oktober lalu kantor berita Iran Tasnim, mengutip Kepala Intelijen Garda Revolusi Hussain Taib yang mengatakan Israel dan negara Barat bersekongkol akan membunuh Soleimani untuk memicu “perang agama di Iran”. “Putus asa karena gagal mengganggu keamanan di Iran atau menyerang pangkalan militer Garda Revolusi, musuh kini berencana membunuh Mayor Jenderal Soleimani di kampung halamannya di Kerman,” ujar Taib pada saat itu.
Sumber: merdeka.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 193 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA