Connect with us
Update Now

Selebritis

Pesan Memilukan Ifan Seventen: ‘Keluarga Sehidup Semati’

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 457,361 kali

Selebritis – Tragis dan memilukan, begitulah menggambarkan kondisi Ifan, Vocalis Band Seventen, yang kini benar-benar sendiri, setelah di tinggal 3 sahabatnya plus Dylan, istri tercintanya, yang ikut menjadi korban Tsunami Banten, Sabtu (22/12/18) lalu. Pria berdarah Melayu-Tionghoa ini tak menyangka, show pada Sabtu malam itu merupakan show perpisahannya dengan orang-orang yang dia cintai. Ifan Seventeen dipastikan menjadi satu-satunya personel band yang selamat dari tsunami Banten. Ketiga personel Seventeen lainnya dinyatakan tewas akibat terjangan tsunami Banten. sunami Banten terjadi ketika Seventeen manggung di pesisir Pantai Carita. Kala itu mereka tengah menghibur para penonton hingga tiba-tiba gelombang air laut menghantam. Momen tragis tersebut terekam kamera seorang penonton sampai videonya viral di dunia maya. Awalnya dua personel dan kru band Seventeen dipastikan menjadi korban tewas tsunami Banten. Mereka adalah Bani (bassist), Herman (gitaris), Oki (kru), dan Rukmana (kru). Sedangkan, Andi (drummer) dan Dylan Sahara istri Ifan Seventeen sempat dinyatakan hilang. Namun, pada Senin (24/12/2018), Andi akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Ditemukannya jenazah Andi membuat Ifan menjadi satu-satunya personel band Seventeen yang selamat. Selain personel Seventen yang jadi korban plus ratusan warga lainnya, pembawa acara lainnya, komedian-penyanyi yang tergabung dalam groupJigo (dulu sempat gabung dengan Group Musik Komedi Teamlo) AA Jimmy bersama istri, ikut menjadi korban meninggal dunia, sudah ditemukan dan dikebumikan pihak keluarga. Musibah Tsunami yang benar-benar tak diduga datangnya, menurut data yang disampaikan BMKG, akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, yang terus menyemburkan asap putih dan hitam serta semburan material dari perut gunung. Kini kondisi gunung berapi tersebut sudah ditingkatkan menjadi Waspada II, yang artinya sudah mendekati level berbahaya dan warga yang berada di bibir pantai Selat Sunda, diperintahkan untuk mengungsi ke tempat aman.
Sumber: Tribunjatim.com dan berbagai sumber

Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, Desember 2018 (dok. Susi Air dan detik.com)

Berita ini sudah dilihat 100 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA