Connect with us
Update Now

Dunia

Peringatannya Tak Direspon Cina, Inilah Motif Ilmuwan China Kabur dan Umbar ‘Kebenaran’ Virus Corona

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 129,660 kali

dr Li-Meng Yang, yang terpaksa kabur ke AS untuk menyebutkan fakta sebenarnya soal Covid-19 (dok, Foxnews-detik.com)

BêBASbaru.com, WASHINGTON DC – Kabur ke Amerika Serikat menjadi pilihan Dr Li Meng Yang. Ilmuwan China yang sebelumnya mengabdi di University of Hong Kong ini menuding pemerintah China pada awalnya berusaha menutup-nutupi keganasan virus Corona. Dalam wawancara dengan Fox News, ia beranggapan seandainya sejak awal fakta virus Corona dibuka, bahwa virus ini dapat menular antar manusia, lebih banyak nyawa dapat selamat. “Ini adalah pandemi besar. Lebih dari apapun yang kita ketahui dalam sejarah manusia. Jadi, timing sangat-sangat penting. Jika kita dapat menghentikannya lebih awal, kita bisa selamatkan nyawa,” katanya saat wawancara tersebut. Kenapa dia kabur ke AS dan bersembunyi? “Saya harus sembunyi karena saya tahu bagaimana mereka memperlakukan whistleblower dan sebagai whistleblower di sini, saya ingin mengatakan kebenaran dan asal COVID-19,” cetusnya. Ia mengklaim Beijing sudah tahu sejak Desember bahwa penularan virus Corona antar manusia sudah terjadi, tapi tidak memberitahukannya. Meng Yan juga mengklaim punya bukti komunikasinya dengan China soal informasi tersebut. Di sisi lain, Meng Yan saat ini mengkhawatirkan keselamatannya. “Mereka ingin orang tetap diam, tidak hanya tentang COVID-19, tapi juga hal-hal lain yang terjadi di China,” klaimnya. “Saya menunggu untuk memberitahu semua hal yang saya tahu, menyediakan semua bukti ke pemerintah AS. Dan saya ingin mereka mengerti, orang Amerika mengerti betapa mengerikan hal ini. Tidak seperti yang Anda lihat, ini sesuatu yang sangat berbeda,” klaim sang ilmuwan China. “Kita harus mengejar bukti yang benar dan mendapatkan bukti nyata karena ini adalah bagian kunci untuk menghentikan pandemi ini. Kita tak punya banyak waktu,” pungkas dia. WHO dan pemerintah China sendiri sudah berulangkali menyatakan tidak ada yang disembunyikan tentang pandemi Corona. Adapun kampus Hong Kong School of Public Health sudah tidak mengakui Meng Yan sebagai salah satu karyawannya. Kedutaan Besar China di Amerika Serikat ketika dikonfirmasi soal kabar ini menyatakan tidak mengenal Meng Yan. Mereka juga merasa telah menangani pandemi Corona dengan baik. “Kami tidak pernah mendengar tentang orang ini. Pemerintah China telah merespons secara efektif dan cepat sejak wabah. Semua upaya ini dengan jelas terdokumentasi dengan transparansi. Fakta mengatakan semuanya,” kata mereka soal pengendalian pandemi Corona. Jadi belum jelas mana yang benar, sang ilmuwan China atau pemerintah China.

Sumber: detik.com dan berbagai sumber (dengan judul: Motif Ilmuwan China Kabur dan Umbar ‘Kebenaran’ Virus Corona)

Berita ini sudah dilihat 86 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 396
  • Page views today : 448
  • Total visitors : 532,403
  • Total page view: 1,116,284