Connect with us
Update Now

Uncategorized

Perilaku Bupati Lampung Utara di Anggap Zalim, Wargapun Berpesta Kala Bupati Ditangkap

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 99,300 kali

Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu saat tiba di KPK (dok, detik.com)


Investigasi – Lampung Utara memang beda, kalau di daerah lain banyak warganya yang syok kalau kepala daerah tertangkap KPK, di daerah ini warga malah bersorak kegirangan. Penyebab warga pesta/syukuran saat Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara ditangkap KPK, perilaku tersangka. Warga tak sedih saat bupatinya ditangkap KPK, tapi justru gelar pesta. Ternyata Agung Ilmu Mangkunegara dikenal punya perilaku buruk. Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara ditangkap petugas Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) dalam Operasi Tangkap Tangan ( OTT ) di rumah dinas, Minggu (6/10/2019) malam. OTT tersebut terkait proyek di dinas PU kabupaten setempat. Dalam OTT tersebut, KPK juga menyita uang sebanyak Rp 600 juta yang hendak diserahkan kepada Agung Ilmu Mangkunegara. Selain itu, KPK juga menyegel ruang kerja bupati dan sebuah mobil Mitsubishi Pajero warna putih bernomor polisi BE 1262 BD. Menanggapi Bupati Lampung Utara ditangkap KPK, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, jika sudah berhadapan dengan aparat hukum itu memalukan diri sendiri. Sementara itu, warga yang mengetahui Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara ditangkap KPK melakukan syukuran dengan cara memotong kambing di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Aksi unik dimulai dengan mengarak seekor kambing menggunakan mobil menuju kompleks Pemda Lampung Utara. Koordinator aksi, Sandi Fernanda mengatakan, pemotongan hewan itu dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas penangkapan Agung Ilmu Mangkunegara di rumah dinas dalam dugaan kasus korupsi. “Kemarin kita mendengar Bupati ditangkap KPK, tapi itu bukan kabar sedih. Kabar itu membuat hati kami lega, karena tidak ada lagi pemimpin yang zalim,” kata Sandi saat dihubungi, Senin (7/10/2019). Sandi Fernanda menambahkan, pemotongan kambing itu juga sebagai apresiasi dan dukungan terhadap kinerja KPK yang sudah berhasil mengungkap praktik korupsi di kabupaten mereka. “Atas nama masyarakat Lampung Utara, kami berharap KPK mengusut tuntas sampai ke akar-akarnya,” kata Sandi Fernanda. Sebelumnya, Agung ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan di rumah dinas Bupati Lampung Utara, Minggu (6/10/2019) malam. OTT tersebut terkait proyek di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lampung Utara. Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mewanti-wanti para kepala daerah di kabupaten untuk tidak korupsi. Pernyataan tersebut dilontarkan gubernur setalah ditangkapnya Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara dalam OTT yang dilakukan KPK. “Jika sudah berhadapan dengan aparat hukum, itu memalukan diri sendiri, keluarga, dan anak. Prestasi-prestasi yang sudah dicapai pun menjadi tidak berarti,” kata Arinal Djunaidi, saat diwawancarai usai menghadiri Dies Natalis Institut Teknik Sumatra (Itera), Senin (7/10/2019). Setelah kejadian tersebut, Arinal Djunaidi pun mewanti-wanti seluruh jajaran pejabat baik itu di tingkat provinsi maupun kabupaten untuk tidak terjerat kasus yang sama. “Yang seperti itu hukumnya dosa. Kalau memang paham dengan ilmu agama, jauhilah dosa, jauhilah yang seperti itu (korupsi),” kata dia. Penangkapan Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara menambah daftar kepala daerah kabupaten di Lampung yang ditangkap oleh KPK. Selain Agung, terlebih dahulu ditangkap Mustafa (Lampung Tengah), Zainuddin Hasan (Lampung Selatan), Bambang Kurniawan (Tanggamus), dan Khamamik (Mesuji). Bupati Lampung Utara Agung ditangkap KPK dalam OTT di rumah dinasnya, penangkapan tersebut pun direspon masyarakat dengan cara memotong kambing di halaman Pemda. Setelah melakukan OTT terhadap Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara di rumah dinasnya, penyidik KPK menetapkan Agung Ilmu Mangkunegara sebagai tersangka atas kasus dugaan terkait proyek pemerintah kabupaten Lampung Utara. “KPK membuka penyidikan baru dengan enam tersangka, salah satunya Bupati Lampung Utara AIM (Agung Ilmu Mangkunegara),” ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam konferensi pers di Gedung KPK, Senin (7/10/2019). Selain Agung Ilmu Mangkunegara, KPK juga menetapkan tersangka lima orang lainnya, yaitu orang kepercayaan Agung, Raden Syahril, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara Syahbuddin dan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara Wan Hendri. Kemudian, Chandra Safari dan Hendra Wijaya Saleh, keduanya dari pihak swasta.
Sumber: tribunnews.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 48 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 84 = 88

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 2 
  • Visitors today : 198
  • Page views today : 221
  • Total visitors : 527,935
  • Total page view: 1,111,295