Connect with us
Update Now

Dunia

Perang Armenia Vs Azerbaijan Memburuk Negara Luar Ikut Campur, Lucunya Turki-Israel Dukung Azerbaijan dan Rusia Dukung Armenia

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 106,638 kali

Perang Armenia-Azerbaijan makin ganas, kota-kota terdekat hancur lebur kena senjata berat (dok, sindonews.com)

BêBASbaru.com, NAGORNO-KARABAKH –  Dua negara pecahan Uni Sovyet (Rusia) ini makin panas memperebutkan Nagorno-Kabarakh, Stepanakert, tanpa ada tanda-tanda mau melakukan gencatan senjata.

Sejatinya sejak bergabung dengan Uni Sovyet (setelah runtuhnya kekaisaran Tsar di negeri ini, Kaisar Terakhid Dinasti Romanuv-Nicholas II), pertentangan dua negara ini sudah panas, namun bisa di redam oleh negari komunis itu sebelum akhirnya pecah jadi Rusia.

Hancur leburnya Uni Sovyet berganti Republik Fedral Rusia dan semua negara di bawah kendali Sovyet mendeklarasikan merdeka, pertentangan inipun kembali meledak dan muncul dari waktu ke waktu.

Bahkan yang terbaru ini justru bakalan makin memburuk, setelah beberapa negara terang-terangan memihak kedua belah pihak. Yang lucu, Turki dan zionist Israel malah ‘kompak’ memihak Azerbaijan (padahal saat ini lagi jelek hubungan), sedangkan Rusia yang notabene sekutu Turki menghadapi AS dan Israel, justru memihak Armenia.

Armenia dan Azerbaijan kirim persenjataan berat ke Nagorno-Karabakh -  ANTARA Jateng

Armenia Vs Azerbaijan, kini sama-sama memakai senjata berat, malah Israel sudah memasok senjata otomatis ke Azerbaijan, termasuk Turki yang dikabarkan kirim pesawat drone nya. Sedangkan Armenia dikabarkan di bantu Rusia (dok, antaranews.com)

 

Israel ikut andil dalam pertempuran antara Armenia dan Azerbaijan di Nagorno-Karabakh. Pasalnya, menurut intelijen, Israel telah mengirim senjata ke Azerbaijan.

Di tengah pertempuran yang semakin sengit, kehadiran pihak-pihak asing semakin membuat kompleks konflik Nagorno-Karabakh. Sumber intelijen Amerika Serikat (AS) mengatakan, Israel telah mengirim pesawat dengan penuh senjata ke Azerbaijan selama akhir pekan.

“Israel memasok senjata ke (Azerbaijan), dua penerbangan kargo dari Israel telah mendarat di Baku,” ujar sumber tersebut seperti dimuat Al Arabiya, Rabu (30/9). Israel dan Azarbaijan memiliki perdagangan besar untuk minyak dan senjata. Israel merupakan salah satu penyedia utama senjata ke Azerbaijan, meskipun Armenia secara resmi membuka kedutaan besarnya di Tel Aviv.

Sementara itu, Azerbaijan menuding Armenia tengah menargetkan kota-kota lain di luar zona konflik untuk melancarkan serangan. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Himt Hajiyev, pembantu presiden Azerbaijan Ilkham Aliyev.

Hajiyev mengatakan, Armenia tengah menargetkan serangan rudal ke kota-kota besar seperti Ganja dan Mingachevir. Keduanya merupakan kota terbesar di Azerbaijan yang berjarak 100 kilometer dari ibu kota Nagorno-Karabakh, Stepanakert.

Dalam video yang diunggah pada Minggu (4/10), Hajiyev menggambarkan bangunan rusak yang disebutnya sebagai aksi serangan rudal ‘besar-besaran Armenia di daerah padat penduduk’ di Ganja. Kendati video tersebut tidak dapat dipastikan keasliannya.

Mengutip Associated Press, dalam cuitan lainnya di hari yang sama, Hajiyev juga mengatakan jika pasukan Armenia menembakkan rudal ke Mingachevir, daerah pusat reservoir air dan pembangkit listrik utama.

Kementerian pertahanan Armenia dengan keras membantah tudingan tersebut. Juru bicara kemenhan Armenia, Shushan Stepanian mengatakan tidak ada serangan dari pihaknya ke arah Azerbaijan dan menyebut tudingan itu sebagai respons ‘putus asa’.

Netanyahu, Katz slam Erdogan for again comparing Gaza to Holocaust - The  Jerusalem Post

Presiden Turki Tayyip Erdogan dan PM Israel Netanyahu ‘kompak’ bela Azerbaijan, kalau Erdogan persoalan Agama, negeri zionist soal ekonomi, karena Azerbaijan termasuk pemasok minyak terbesar ke Israel (dok, jerusalem post)

 

Sementara itu, pemimpin Nagorno-Karabakh, Arayik Harutyunyan mengatakan bahwa dia telah memerintahkan pasukan untuk menembakkan roket untuk ‘menetralkan benda-benda militer’ di Ganja. Namun kemudian ia memerintah untuk menghentikan serangan demi menghindari korban sipil.

Juru bicara Vahram Poghosyan mengatakan kepada media Armenia pada Minggu malam bahwa tidak ada alasan bagi pasukan Nagorno-Karabakh untuk menargetkan Mingachevir.

Sejauh in pejabat Azezrbaijan membantah ada benda militer yang terkena serangan di Ganja, kendati mereka tak menampik adanya kerusakan infrastruktur sipil dan satu korban jiwa.

“Menembaki wilayah Azerbaijan dari wilayah Armenia jelas provokatif dan memperluas zona permusuhan,” kata Menteri Pertahanan Azerbaijan Zakir Hasanov dalam sebuah pernyataan.

Pejabat Nagorno-Karabakh mengatakan hampir 200 prajurit di pihak mereka telah tewas dalam bentrokan sejauh ini. Delapan belas warga sipil tewas dan lebih dari 90 lainnya luka-luka. Pihak berwenang Azerbaijan belum memberikan rincian tentang korban militer mereka, tetapi mengatakan 24 warga sipil tewas dan 111 lainnya terluka di pihak mereka.

Nagorno-Karabakh merupakan daerah sengketa selama era Uni Soviet. Mereka mengklaim merdeka dari Azerbaijan pada 1991, kendati tidak mendapat pengakuan dunia.

Bentrokan antara Armenia dan Azerbaijan telah terjadi selama sepekan terakhir. Pemimpin dunia telah menyerukan kedua pihak untuk gencatan senjata dan memilih jalur perdamaian, namun mendapat penolakan.

Sumber: CNN Indonesia.comdan berbagai sumber (dengan judul: Armenia Dituding Hendak Serang Kota Besar di Azerbaijan)

Berita ini sudah dilihat 19,163 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 77
  • Page views today : 82
  • Total visitors : 529,116
  • Total page view: 1,112,596