Connect with us
Update Now

Banjarmasin

Pemborong Kecele, Menang Lelang Tapi 55 Paket Tender Proyek di Kalsel Dibatalkan

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 405,013 kali

Gara-gara DAK tak turun, 55 proyek milik Pemprop mangkrak (dok, medcom.id)

BệBASbaru.com, BANJARBARU – Banyaknya dana yang dialihkan untuk penanganan Covid-19 membuat sejumlah proyek di Provinsi Kalimantan Selatan batal dikerjakan. Biro Perlengkapan dan Layanan Setdaprov Kalsel mencatat, hingga kini sudah ada puluhan tender terpaksa dibatalkan lantaran adanya penyesuaian anggaran.

“Hingga kini sudah ada 55 paket tender terpaksa dibatalkan lantaran adanya penyesuaian anggaran. Tender yang dibatalkan sebagian besar dari Dana Alokasi Khusus atau DAK,” kata Kabag Pengelolaan Barang dan Jasa pada Biro Perlengkapan dan Layanan Setdaprov Kalsel, Khairil Anwar.

Dia mengemukakan, tahun ini DAK ada yang tidak turun. Sebab, pemerintah pusat sedang menyesuaikan anggaran untuk Covid-19. Jadi, proyek tidak jadi dilaksanakan.

Karena banyak yang dibatalkan sebagai dampak Covid-19, dia menyebut hingga akhir November 2020 baru ada 312 paket tender yang terlaksana. “Padahal tahun-tahun sebelumnya bisa sampai 400 paket tender,” sebutnya.

Kendati demikian, Kepala Biro Perlengkapan dan Layanan Setdaprov Kalsel, Rahmadin, optimis tahun depan proyek bisa kembali menggeliat seiring teratasinya pandemi Covid-19.  “Mungkin tahun depan bisa kembali ke 400 paket tender,” sebutnya.

Akibat penyesuaian anggaran untuk penanganan Covid-19, salah satu paket proyek yang batal dilaksanakan tahun ini ialah pembangunan lanjutan ruas Jalan dar wilayah Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar-Sungai Ulin Kota Banjarbaru.

Sementara itu, Kabid Bina Marga pada Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib, menuturkan, untuk melanjutkan pembangunan jalan Mataraman-Sungai Ulin itu sudah selesai lelang. Akan tetapi karena anggaran dari pusat tidak turun, maka proyek dibatalkan.

“Lelang sudah ada pemenangnya. Tapi, anggaran yang sebelumnya dijanjikan pemerintah pusat, tahun ini ditarik untuk Covid-19  sehingga proyek dibatalkan,” ujarnya. Dia membeberkan, seandainya tidak ada pandemi Covid-19, tahun ini menerima dua bantuan anggaran dari pusat untuk melanjutkan pembangunan jalan sepanjang 14 kilometer tersebut.

“Kami harusnya dapat dana dari APBN sebesar Rp 20 miliar untuk pembangunan jalannya dan DAK sekitar Rp 40 miliar untuk pembangunan jembataannya,” pungkas dia.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Dampak Covid-19, Sebanyak 55 Paket Tender Proyek di Kalsel pada 2019 Dibatalkan)

Berita ini sudah dilihat 111 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 29
  • Page views today : 33
  • Total visitors : 553,360
  • Total page view: 1,139,764