Connect with us
Update Now

Politik

Paslon Independen Aulia-Mansyah Unggul di Pilkada HST

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 456,640 kali

Paslon Independen Aulia dan Mansyah sementara unggul di HST (dok, antaranews.com)

BêBASbaru.com, POLITIK – Berdasarkan data yang masuk pada situs KPU di laman pilkada2020.kpu.go.id pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah masih dipimpin oleh pasangan calon nomor urut tiga H Aulia Oktafiandi ST MAppCom dan Drs H Mansyah Sabri.

Berdasarkan data hingga Kamis (10/12/2020) pasangan Aulia Mansyah unggul sebanyak 24.010 suara atau setara 43,6 persen.

Jumlah suara ini berasal dari 241 TPS dari 625 TPS atau setara 37,95 persen. Jumlah ini jauh lebih tinggi dari pasangan lainnya.  Misal pasangan nomor urut satu Fakih Jarjani dan Abu Yazid Bustami sebanyak 9.443 suara atau setara 17,1 persen.

Kemudian pasangan nomor urut dua Akhmad Tamzil dan Mohammad Ilham Effendhy sebanyak 2.546 suara atau 4,6 persen. Nomor urut empat pasangan Saban Effendy dan Abdillah sebayak 14.611 suara atau setara 26,5 persen.

Sedangkan nomor urut lima pasangan Berry Nahdian Forqan dan Pahrijani hanya mendapat 4.505 suara atau setara 8,2 persen.

Lalu untuk pasangan calon yang masih unggul siapakah mereka? Banjarmasinpost.co.id secara khusus mengulasnya. H Aulia Oktafiandi ST MAppCom merupakan pria kelahiran Banjarmasin, 24 Oktober 1984.

Itu berarti jika berhasil duduk menjadi orang nomor satu di Bumi Murakata, ia akan menjadi Bupati termuda sepanjang sejarah di Hulu Sungai Tengah. Ia merupakan putra kedua dari pasangan H Syaiful Rasyid dan Hj Khairunisa. Syaiful Rasyid merupakan mantan Bupati Hulu Sungai Tengah dua periode pada tahun 2000 hingga 2010.

Aulia Oktafiandi merupakan alumnus dari SD Ulu Benteng 2 Marabahan, SLTP Negeri 7 Banjarmasin, SMU Negeri 4 Bandung, Strata I Teknik Elektro Universitas Maranatha. Sedangkan untuk strata II Aulia memilih jurusan Master of Applied Commerce The University of Melbourne.

Soal karier politik, Aulia juga bukan orang baru dalam pilkada. Pada periode sebelumnya, ia juga mencalonkan diri sebagai calon Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah berpasangan dengan Harun Nurasyid.

Sayangnya, pada periode lalu ia kalah. Karena tahta kepemimpinan Hulu Sungai Tengah diraih oleh Abdul Latif dan Chairansyah. Pada pileg lalu, Aulia juga mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI. Soal pengalaman organisasi, Aulia pernah menjadi Anggota Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Maranatha pada 2005 hingga 2006 lalu.

Ia juga pernah menjadi mentor Melbourne Graduate Peer Program pada 2008 hingga 2009. Saat ini ia masih menjabat sebagai Wakil Sekretaris DPP Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA) sejak 2018 lalu.

Soal pekerjaan, jabatan dan pekerjaan Aulia juga tak main-main. Ia pernah menjabat sebagai research officer PT Finansial Bisnis Indonesia pada 2007 lalu. Ia juga pernah menjadi Go-To-Market Analyst PT LG Electronics Indonesia pada 2010 lalu. Sedangkan pada 2011 hingga 2012 ia menjadi management trainee PT Bank Rabobank International Indonesia.

Pada 2014 hingga 2015 pernah menduduki jabatan sebagai Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan. Sedangkan pada 2016 hingga 2019 menjadi tenaga ahli anggota DPR RI A-384.

Sejak 2019 hingga sekarang ia menjadi tenaga ahli anggota DPR RI A-125. Lalu bagaimana dengan pasangannya pada Pilkada kali ini? Drs H Mansyah Sabri juga bukan orang baru di dunia politik. Pria kelahiran Barabai 21 Mei 1952 ini merupakan ayah dari satu orang anak dan suami dari Hj Fauziah Hasby. Ia merupakan alumnus dari SDN Murung B, PGAP, PGAA, alumnus STIA Bina Banua.

Organisasi yang pernah dilakoni oleh Mansyah Sabri yakni anggota KORPRI pada tahun 1981 hingga 2004.  Ia juga menjadi anggota Partai Golkar pada 1977 hingga 1998. Sementara itu, sejak 2018 hingga sekarang ia juga menjadi Wakil Dewan Penasehat DPW Partai Gerindra Kalimantan Selatan.

Berikut adalah daftar riwayat pekerjaan Mansyah Sabri. Mansyah Sabri merupakan ASN di lingkungan Pemko Banjarmasin sejak 1981 hingga 2004 silam. Pada 1987 hingga 1997 ia menjadi anggota DPRD Kota Banjarmasin. Sedangkan pada 2009 hingga 2014 ia menjadi anggota DPRD Kalimantan Selatan.

Pada 2003 Mansyah mendapat penghargaan Satya Lencana Satya Karya 20 tahun dari Presiden RI. Aulia Oktafiandi dan Mansyah Sabri merupakan calon Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah jalur perseorangan. Bahkan, pasangan ini merupakan pasangan satu-satunya yang dukungan perseorangan tanpa perbaikan alias memenuhi syarat.

Hal ini berdasarkan, pleno rekapitulasi dukungan perseorangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Hulu Sungai Tengah digelar oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Hulu Sungai Tengah, di Pendopo Bupati, pada 21 Juli lalu. Total jumlah dukungan KTP yang dinyatakan memenuhi syarat oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebanyak 19.814 dukungan untuk pasangan Aulia dan Mansyah.

Dukungan ini sudah melebihi dari jumlah minimal dukungan yang disyaratkan untuk mendaftar sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebanyak 19.010. artinya, pasangan Aulia Oktafiandi dan Mansyah Sabri surplus dukungan sebanyak 804.

Sementara itu, pasangan bakal calon Muslih Amberi dan Andi Mahmudi hanya 8.612 dukungan. Jumlah ini jauh kurang dari syarat jumlah dukungan minimal di Hulu Sungai Tengah. Jumlah yang kurang sebanyak 10.398 dukungan. Termasuk dua pasangan bakal calon lainnya seperti Fakih Jarnani dan Abu Yazid Bustami yang hanya mengantongi dukungan KTP memenuhi syarat sebanyak 17.591 atau kurang dukungan sebanyak 1.419.

Serta pasangan bakal calon Akhmad Tamzil dan M Ilham Effendy yang hanya mengantongi dukungan 16.270 dukungan memenuhi syarat. Sedangkan kekurangannya mencapai 2.740 dukungan. Padahal jumlah keempat bakal pasangan calon ini, menyerahkan berkas dukungan pada Februari lalu, jauh lebih banyak dari jumlah minimal dukungan. Pasangan bakal calon perseorangan menyerahkan dukungan di atas 20 ribu lembar dukungan KTP.

Rinciannya, Muslih Amberi dan Andi Mamudi sebanyak 24.953. Akhmad Tamzil dan H M Ilham Effendy 26.747 dukungan. Aulia Oktafiandi dan Mansyah Sabri menyerahkan 23.717 dukungan. Sedangkan Fakih Jarjani dan Abu Yazid Bustami menyerahkan 25.754 dukungan. Dari jumlah dukungan yang diserahkan pada Februari lalu, hingga selesai verifikasi faktual dan selesai pleno tingkat kabupaten, jumlah tidak memenuhi syarat terbanyak pada pasangan Muslih Amberi dan Andi Mahmudi mencapai 16.341.

Paling sedikit yakni pasangan Aulia Oktafiandi dan Mansyah Sabri sebanyak 3.903 dukungan. Sedangkan pasangan Akhmad Tamzil dan M Ilham Effendy tidak memenuhi syarat sebanyak 10.477.

Pasangan Fakih Jarjani dan Abu Yazid Bustami sebanyak 8.163 dukungan tak memenuhi syarat.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Unggul Sementara di Pilkada HST 2020, ini Profil Pasangan Aulia Oktafiandi dan Mansyah Sabri)

Berita ini sudah dilihat 382 kali