Connect with us
Update Now

Politik

Partai Berkarya Versi Tommy Soeharto Tak Berlaku Lagi, MenkumHAM Terbitkan SK Baru Untuk Partai Berkarya Versi Muchdi Pr

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 129,272 kali

Baru juga sebentar jadi Ketum parpol,Tommy Soeharto sudah tak dipercaya sebagian pengurus parpolnya sendiri dan kini dia kalah melawan Muchdi Pr (dok, google.com)

BêBASbaru.com, POLITIK – Perseteruan dua kubu di Partai Berkarya kini melewati babak baru. Kubu Munaslub dengan Ketua Umum Muchdi Purwopranjono (Muchdi Pr) mendapatkan surat ketetapan (SK) kepengurusan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM). SK tersebut telah mengganti SK kepengurusan partai dengan Ketua Umum Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto. Sehingga, kini pemerintah hanya mengakui kepengurusan kubu Muchdi. “Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI telah menerbitkan Surat Keputusan tanggal 30 Juli 2020 Nomor : M.HH-17.AH.11.01 TAHUN 2020 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Beringin Karya (Berkarya) periode 2020-2025 dan telah mencabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor : M.HH-04.AH.11.01 TAHUN 2018 tanggal 25 April 2018 tentang Susunan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Berkarya periode 2017-2022,” ungkap Sekjen Berkarya kubu Muchdi Pr, Badaruddin Andi Picunang dalam keterangan tertulis, Rabu (5/8/2020). Struktur kepengurusan pun dirombak.

Munaslub Berkarya Tunjuk Muchdi PR Jadi Ketua Umum

Muchdi Pr kini diakui pemerintah sebagai Ketua Umum Partai Berkarya (dok, cnn indonesia)

Tommy tetap diberikan posisi dalam kepengurusan partai. Namun, menjadi ketua dewan pembina, tidak lagi menjadi ketua umum. “Perubahan mendasar adalah Ketua Umum dari Hutomo Mandala Putra ke Muchdi Purwopranjono, Sekretaris Jenderal dari Priyo Budi Santoso kembali ke Badaruddin Andi Picunang dan Ketua Dewan Pembina tetap yakni Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto),” kata Picunang. Picuanang menegaskan, tidak ada dualisme di dalam tubuh Partai Berkarya. Picuang mengaku merangkul kubu Tommy Soeharto yang sempat menolak hasil Munaslub. “Tidak ada dualisme dalam kepemimpinan Partai Berkarya, kepengurusan baru hasil MUNASLUB merangkul semua pihak yang sejalan untuk memperbaiki dan membesarkan partai. Hanya 1 (satu) kepemimpinan di bawah komando Muchdi Purwopranjono sebagai Ketua Umum dan Badaruddin Andi Picunang sebagai Sekretaris Jenderal,” lanjut dia. Picunang mengirimkan lampiran hasil scan SK Kemenkum HAM kepengurusan Muchdi PR. Surat tersebut dikeluarkan pada 30 Juli 2020 dan ditandatangani oleh Menkum HAM Yasonna Laoly. Dalam kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Berkarya terbaru ini, terdapat posisi Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, Dewan Pakar, Mahkamah Partai, dan Dewan Pengurus Harian. Di DPP, Muchdi PR menjadi Ketua Umum, dan Sonny Pudjisasono sebagai Ketua Harian. Ada 28 ketua bidang DPP Berkarya di bawah Ketum Muchdi PR. Kemudian Sekjen Badaruddin Andi Picunang membawahi 3 wakil sekjen. Bendahara Umum dijabat oleh Hari Saputra Yusuf.

Sumber: detik.com dan berbagai sumber (dengan judul: Senjata Baru Muchdi Pr Lawan Tommy Soeharto)

Berita ini sudah dilihat 93 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 2 
  • Visitors today : 315
  • Page views today : 354
  • Total visitors : 532,322
  • Total page view: 1,116,190