Connect with us
Update Now

Banjar

Pangkas Jarak ke Makam Datu Kelampaian, Jalan Baru Sudah 50% DiKerjakan

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 454,911 kali

Kini jalan menuju makam Datu Kalampaian jadi lebih singkat (dok, Ist-Bpost)

BêBASbaru.com, BANJAR – Makam Datu Kalampaian, adalah salah satu makam waliyullah yang paling banyak dikunjungi oleh para penziarah di Banua, selain makam Abah Guru Sekumpul.  Ribuan orang ziarah ke Makam Datu Kalampaian yang bernama Syeikh Muhammad Arsyad AI Banjari bin Abdullah ini.

Kebanyakan datang dari kabupaten kota di Kalsel, beberapa wiayah di Tanah Air, tapi tidak sedikit pula dari negara-negara Islam di Timur Tengah.  Nah, bagi anda yang sudah pernah berziarah ke makam ini, tentu tahu bagaimana kondisi jalan menuju makam ini.

Demikian pula kondisi kubahnya. Jaraknya lumayan jauh, jalannya sempit, berada di tengah permukiman, kawasan makam pun kurang terawat.  Di masa pemerintahan Sahbirin Noor dan Rudy Resnawan, tahun 2016,  pembenahan makam ini dan infrastruktur pendukungnya dibenahi.

Tahun 2018, Pemprov melakukan revitalisasi kompleks makam, juga menambah beberapa bangunan.  Langkah pertama yang dikerjakan Pemprov adalah membangun infrastrukturnya dahulu.  Saat ini, Pemprov Kalsel bekerja sama dengan Pemkab Banjar, sedang mulai membuat jalan baru, yang mudah diakses dari Jalan protokol A Yani, sepanjang total 5,2 kilometer dengan lebar -tidak tanggung-tanggung, 20 meter. Tahap 1 pembuatan jalan sudah dimulai tahun 2019.

Dari total panjang jalan, pengerjaan telah sampai pada penimbunan tanah sepanjang kurang lebih 1 kilometer dengan lebar 20 m dan untuk perkerasan jalan sejauh sekitar 5 kilometer. Pada Tahun 2020 ini, Pemprov melanjutkan lagi dengan mengaspal jalan yang sudah dilakukan pengerasan sejauh 500 meter.

Juga melanjutkan penimbunan tanah lagi sepanjang 1 Km, sehingga panjang jalan menjadi 2 kilometer.  Jalan ini akan melintasi 6 desa dari 2 kecamatan di Kabupaten Banjar yak I Desa Sungai Kitano Akar Baru, Akar Bagantung, Munggu Raya, Kecamatan Martapura Timur, Dalam Pagar Ulu dan Kelampayan Tengah Kecamatan Astambul.

Sebelumnya, Gubernur Kalsel Non Aktif, Sahbirin Noor berharap suatu saat nanti, Kompleks Makam Datu Kalampaian ini akan menjadi tujuan wisata religi dunia, tidak kalah dengan makam-makam lain di Pulau Jawa sana atau bahkan negara Islam dunia.  Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib membenarkan bahwa saat ini untuk akses jalan tembus ke Datu Kelampaian terus di garap.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Lewati Enam Desa, Jalan Menuju Makam Datu Kelampaian Kabupaten Banjar Direalisasikan Sejak 2019)

Berita ini sudah dilihat 348 kali