Connect with us
Update Now

Berita

Onlinenya www.bebasbaru.com

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 227,822 kali

Pembaca yang budiman,  sesuai janji kami sejak lama kepada seluruh pembaca tabloid kesayangan kita ini, seiring kemajuan jaman kamipun akhirnya masuk online. Mulai edisi ini dan seterusnya, pembaca sudah bisa mengakses www.bebasbaru.com. Kami memang masih baru di dunia maya, tentu saja banyak kekurangan sana sini, tapi kami janji, kami terus berbenah dan memperbaiki tampilannya kelak, agar makin sempurna dan pembaca pun makin sering mengakses berita kami. Tentu ada bedanya antara koran dengan online, kalo koran konvensional kami terbit bulanan, maka online akan selalu kami update tanpa batas waktu. Pokoknya setiap berita yang up to date, segera kami tayangkan, untuk kepuasan pembaca. Tentu saja, politik lokal tetap kami kedepankan, karena ini merupakan bacaan yang paling di tunggu pembaca setia kami. Politik nasional pun tetap kami sajikan, karena yang namanya politik, tetap rame dan selalu menarik untuk di baca. Tak ketinggalan nanti, kami akan menambahkan berita-berita olahraga, termasuk berita hiburan tentang dunia selebritis. Kini berita benar-benar dalam genggaman pembaca, ga perlu repot harus mencari atau membeli, semua hanya cukup dengan jari.

Bagi penemu koran pertama kali, tentu tak pernah berpikir bahwa suatu saat temuannya akan hilang seiring waktu. Banyak yang meramalkan, koran konvensional akan segera masuk museum, alias ga di pakai lagi dalam kurun waktu tidak sampai 10 tahun lagi dari sekarang. Saat koran pertama kali diperkenalkan pada abad 18, sambutan pembaca memang luar biasa heboh, sebab koran benar-benar dimanfaatkan sebagai alat propaganda sekaligus perjuangan. Seiring waktu, koran benar-benar sangat ditunggu kehadirannya, khusus untuk negara kita, bom media sempat terjadi kala Presiden Soekarno dan Prsiden Soeharto tumbang dari kekuasaanya, Soekarno yang tumbang pada Tahun 1966 membuat media kita seakan menemukan jatidiri kebebasannya, lalu pelan-pelan dikerdilkan Presiden Soeharto sejak era Tahun 1980 an. Mendirikan media jaman Orba luar biasa sulit, karena wajib mengantongi SIUP (Surat Ijin Usaha Pers) dari Menteri Penerangan waktu itu. Tak sedikit yang kena bredeil alias di tutup paksa, kalau beritanya agak berani menentang kebijakan kekuasaan Orba kala itu. Soeharto pun tumbang Tahun 1998, pers pun dipermudah oleh Presiden BJ Habibie, bak cendawan di musim hujan, pers muncul tak terkendali, ribuan media terbit di seluruh Indonesia, tidak lagi melulu di Jakarta atau ibukota Propinsi. Seiring waktu, pembaca mulai cerdas, seleksi alam pun muncul, ribuan media akhirnya gulung tikar, yang bertahan hanya media-media mapan. Lalu bomming lah media online medio Tahun 2000 an, media-media pun ramai-ramai hijrah ke dunia baru yang lebih populer dengan sebutan dunia maya (dumai). Begitu cepatnya perubahan, tak siap maka akan tergilas. Inshaa Allah, kami mampu memenuhi keinginan klien kami untuk ber iklan ataupun advetorial, tentunya dengan harga murah. Silahkan kontak kami, via telepon/sms ke 0813-48393333 atau via email : rudin_bebas@yahoo.co.id dan bebasbaru@gmail.com. ê

 

Redaksi

Berita ini sudah dilihat 61 kali

Continue Reading
Advertisement

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 11
  • Page views today : 13
  • Total visitors : 545,210
  • Total page view: 1,130,328