Connect with us
Update Now

Banjarmasin

Nulis di WA Sebut ‘Institusi Keamanan’ Seorang ASN di  Pemko Banjarbaru Ini Di Tangkap

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 255,576 kali

Polisi beberkan barbuk tulisan di WA yang akhirnya menyeret seorang ASN berurusan dengan hukum, karena dianggap melanggar UU ITE(dok, kanal kalimantan)

BêBASbaru.com, BANJARBARU – Menindak lanjuti kasus penyebaran berita hoax yang melibatkan FM (46) seorang ASN di Pemko Banjarbaru, Satuan Reskrim Polres Banjarbaru menggelar konferensi pers di  Polres Banjarbaru, Senin (19/10/2020).

 

FM (46) diamankan terkait postingannya di status WhatsApp yang beredar di group whatsapp (WA) pada Kamis (15/10). Berdasarkan hasil penyelidikan, FM yang diketahui merupakan seorang ASN di Kota Banjarbaru dan saat ini tinggal di Banjarmasin akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

 

Kapolres Banjarbaru, AKBP Doni Hadi Santoso mengatakan, status yang dinilai hoax tersebut sifatnya dianggap memprovokasi mahasiswa saat demo omnibus law di Banjarmasin. Isinya,  mengingatkan para mahasiswa untuk berhati-hati terhadap penyusup dari intel kepolisian yang menggunakan almameter.

 

Adapun kalimat dalam status WA yang diunggah menggunakan nomor milik FM dan beredar di grup-grup whatsapp berhasil ditemukan Tim Patroli Siber Polres Banjarbaru pada Kamis (15/10/2020). Isinya, sebagai berikut :

 

“Demo hari ini di bjm akan damai ketika dikawal TNI namun sebaliknya jika POLRI maka akan rusuh, kpd adek2ku dan kwn2 sekalian yg demo ht ht penyusup dr INTEL berpakaian almamater krn td tmpk terlihat dr POLDA ada bbrp intel yg membawa almamater patut di duga ini provokasi yg dilakukan oleh mereka utk rusuh”

 

Kapolres juga mengatakan, Unit Resmob Polres Banjarbaru langsung menjemput pelaku ditempat kerjanya. Saat ditanyakan petugas, FM membenarkan bahwa yang beredar itu adalah postingan status wa miliknya.

 

“Pelaku beserta Barang Bukti satu unit handphone merk Samsung galaxy note 9 warna hitam diamankan ke Mapolres Banjarbaru untuk dilakukan pemeriksaan oleh Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Banjarbaru,” ungkapnya. Doni mengatakan dari hasil Pemeriksaan, FM mengaku khilaf dan tidak bermaksud menyinggung salah satu institusi.

 

Ia hanya mengutarakan kegelisahannya terkait politik yang berkembang sekarang “Hingga saat ini kami telah melakukan pemeriksaan kepada 7 (tujuh) orang saksi dan satu orang diantaranya seorang saksi ahli bahasa,” sambungnya.

 

Ia mengatakan untuk diketahui bahwa, saudara FM ditetapkan sebagai tersangka pada malam harinya saat diamankan pada Kamis (15/10/2020). Akan tetapi penyidik tidak melakukan penahanan. “Untuk Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) hari ini dikirimkan ke Kejaksaan Negeri Banjarbaru dan proses Penyidikannya akan berjalan guna adanya Kepastian Hukum,” ujarnya.

 

Pelaku dijerat UU RI No1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana sebagai mana yang dimaksud dalam rumusan pasal 14 ayat 2 dan atau pasal 15 tentang Tindak Pidana menyiarkan berita atau pemberitaan bohong, dengan sengaja menerbitkan atau dapat menerbitkan keonaran di kalangan masyarakat.

 

“Kami himbau kepada masyarakat menyikapi situasi yang berkembang saat ini kita harus benar – benar bijak dalam menerima suatu berita yang beredar di media sosial maupun media lainnya, lihat dulu secara menyeluruh suatu kejadian dari sumber yang kredibel, mari kita jaga kamtibmas dengan waspada Hoax, menjaga jari dan jangan provokasi,” tegasnya.

 

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: FM Dijerat Pasal Menyiarkan Berita Bohong, SPDP Oknum ASN Pemko Banjarbaru Ini Dikirim ke Jaksa)

Berita ini sudah dilihat 172 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 289
  • Page views today : 342
  • Total visitors : 547,764
  • Total page view: 1,133,209